Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Saturday February 4th 2012

Orang Tua Kita

Dalam pelajaran budi pekerti, kita sering dididik untuk tidak bertindak
kurang ajar terhadap orang yang lebih tua dari kita.

Atau dengan kata lain,
kita diajari dan dinasehati untuk hormat pada orang tua, entah itu bapak dan
ibu kita, paman dan bibi kita, kakek dan nenek kita, atau orang tua orang tua
lainnya yang mungkin tidak kita kenal, tetapi karena ketuaannya, maka kita
patut menghormat pada mereka.

Dahulu, saya pikir kita bertindak hormat pada orang tua semata mata karena
mereka lebih senor dari kita, dan kita patut menghormati kesenioran mereka.

Apalagi kita yang berasal dari benua Asia yang kebudayaannya secara umum sangat
menghormati kesenioran.

Tetapi pada suatu hari, saya melihat ayah saya sedang mengendong cucunya yang
masih berusia 1 tahun. Ayah tampak sangat bahagia, walaupun mesti terus menerus
mengendong sang cucu. Ketika sang cucu ingin turun dari gendongan dan mulai
berjalan dengan langkah yang gontai, ayah saya bersedia mengikuti dari belakang
sambil sedikit membungkuk dan tangan terentang, untuk menjaga bila sang cucu
terjatuh.

Dan bila karena suatu hal sang cucu menangis, ayah saya bersedia merelakan
dirinya menjadi ‘badut’ yang mencoba menghibur. Bila sang cucu bosan dengan
suatu mainan, ayah saya akan mencarikan apa saja yang dapat dipakai sebagai
mainan. Dan bila sang cucu mulai letih, ayah saya akan mengendongnya kembali
dengan sebelah lengannya, dan tangan yang satu sibuk mengipas2 sang cucu agar
tidak kepanasan.

Setelah melihat kejadian itu, saya mulai sadar mengapa kita tidak boleh berlaku
kurang ajar terhadap orang tua.

Mungkin saja pada saat kita masih bayi dulu,
paman kita pernah menggendong dan menghibur kita ketika kita menangis, atau
mama kita begitu cemas menjaga kita ketika kita sakit, atau ayah yang pontang
panting kesana kemari mencarikan mainan yang diinginkan anaknya.

Itu semua dilakukan orang tua kepada kita, karena itulah ungkapan cinta mereka kepada
kita. Dan sebagai anak yang tahu berbalas budi, kita membalasnya dengan
menghormati mereka, tidak berlaku kurang ajar kepada mereka

Chuang, 260800

========================================
Pengirim : Conan
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Kasih Sayang Orang Tua
  2. Kita Orang Yang Terpilih
  3. Rahasia umur kita
  4. Dia Ada Didekat Kita
  5. Akibat Mengambil Hak Milik Orang Lain
  6. Nasrudin dan Tiga Orang Bijak
  7. Sombongkah kita ?
  8. Orang orang Buta dan Seekor Gajah
  9. Tundukkan kepala
  10. Sebelum kita mengeluh
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Beriman bukanlah kata-kata

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Penyakit jantung, stroke, dan penyakit periferal [Read More]

Kereta langit
Kereta langit

Konon kabarnya, di langit kita tinggallah seseorang. Ia mempunyai sebuah kereta yang siap diluncurkan kapan saja dan [Read More]

Negeriku

Ketika dunia sudah bertambah tua manusia malah semakin menjadi beramai ramai menghancurkan bumi tempat dia dilahirkan [Read More]

Kisah Frank

Rapat Direksi baru saja berakhir. Bob mulai bangkit berdiri dan menyenggol meja sehingga kopi tertumpah keatas catatan [Read More]

Sakit Hati

satu hal lagi yang kupelajari dari peristiwa sky is falling dan pembenarannya selain persimpangan adalah hakekat sebuah [Read More]

Sang Pemerkosa Menebus Dosa

Di suatu Koran Itali, muncullah berita pencarian orang yang istimewa 17 Mei 1992 di parkiran mobil ke 5 Wayeli (nama [Read More]

Penjara Pikiran

Di British Columbia, dibangun sebuah penjara baru untuk menggantikan penjara Fort Alcan lama yang sudah digunakan untuk [Read More]

Jendral yang selalu menang

Pada suatu zaman di Tiongkok, hiduplah seorang jenderal besar yang selalu menang dalam setiap pertempuran. Karena [Read More]

Sukses dalam tujuan

dalam hidup ini harus dapat menerima apa adanya Orang ingin sukses hendaknya pantang menyerah memusatkan tujuannya Niat [Read More]

Manusia yang baik

Bismillahirrohmanirrokhim Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh “ Manusia yang baik “ Dengan [Read More]