Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Kitab Delapan Mata Angin

Ada seorang murid yang sudah bertahun tahun belajar ilmu kebijakan dari
seorang guru di sebuah pulau terpencil. Kini ia merasa telah cukup ilmu dan
berniat untuk mengabdikan dirinya pada masyarakat di seberang pulau. Singkat
kata, ia pamit pada sang guru dan meninggalkan pulau terpencil tersebut.

Beberapa lama kemudian ia mendirikan sebuah perguruan dan memiliki banyak murid
pula. Teringat ia pada sang guru, ia ingin menunjukkan hasil pengabdiannya
selama ini. Ia lalu menulis sebuah kitab yang berisi ajaran ajaran kebijakan.

Kitab itu diberi judul “Kitab Delapan Mata Angin” karena bila orang mengamalkan
isi kitab itu maka ia akan tetap tegar dalam kebenaran meski didera angin badai
dari delapan penjuru mata angin. Ia mengutus seorang muridnya untuk
mengantarkan kitab itu pada gurunya di seberang pulau.

Sang guru menerima kiriman “Kitab Delapan Mata Angin” dengan suka cita. Namun,
setelah membaca isinya, tanpa terduga duga beliau mencorat coret sampul kitab
itu dengan tulisan “Kamu tak lebih dari angin kentut belaka”. Sang guru
mengembalikan kitab itu.

Betapa terkejutnya si murid ketika menerima dan membaca tulisan sang guru.
Mukanya merah padam. Ia memutuskan untuk menemui gurunya dan meminta penjelasan
apa maksud tulisan itu. Bergegas ia melepas tali perahu dan mendayung sendiri
menemui gurunya.

Sesampai di sana, ia langsung bertanya pada gurunya, “Apa maksud guru menulis
kata kata kotor seperti ini?”
Jawab sang guru dengan kalem, “Lho… katanya kamu mampu bertahan dari gempuran
angin badai yang datang dari delapan penjuru mata angin. tapi, mengapa, hanya
dengan tiupan angin kentut saja, sudah membuatmu terpental dari seberang sana
ke pulau terpencil ini, heh..?

Mendengar jawaban gurunya, ia langsung menyesali kesalahannya.

Editor: Smiley… Setinggi apa pun kebijakan yang terucap di bibir atau tertulis di buku tak lebih berarti daripada yang terpatri dalam hati.
(270101/rekan kantor)

========================================
Pengirim : Conan
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Angin Timur vs Angin Barat
  2. Ahli Kitab
  3. Menyeberang Sungai
  4. Lukisan Angin
  5. Mata setajam mata Elang
  6. Pengumpul dan pengarang kitab
  7. Karena Air Mata
  8. Letak Pulau
  9. Biarkan angin membawa mimpi
  10. angin kalah bertiup @83
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Beriman bukanlah kata-kata

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Penyakit jantung, stroke, dan penyakit periferal [Read More]

Kereta langit
Kereta langit

Konon kabarnya, di langit kita tinggallah seseorang. Ia mempunyai sebuah kereta yang siap diluncurkan kapan saja dan [Read More]

Negeriku

Ketika dunia sudah bertambah tua manusia malah semakin menjadi beramai ramai menghancurkan bumi tempat dia dilahirkan [Read More]

Kisah Frank

Rapat Direksi baru saja berakhir. Bob mulai bangkit berdiri dan menyenggol meja sehingga kopi tertumpah keatas catatan [Read More]

Sakit Hati

satu hal lagi yang kupelajari dari peristiwa sky is falling dan pembenarannya selain persimpangan adalah hakekat sebuah [Read More]

Sang Pemerkosa Menebus Dosa

Di suatu Koran Itali, muncullah berita pencarian orang yang istimewa 17 Mei 1992 di parkiran mobil ke 5 Wayeli (nama [Read More]

Penjara Pikiran

Di British Columbia, dibangun sebuah penjara baru untuk menggantikan penjara Fort Alcan lama yang sudah digunakan untuk [Read More]

Jendral yang selalu menang

Pada suatu zaman di Tiongkok, hiduplah seorang jenderal besar yang selalu menang dalam setiap pertempuran. Karena [Read More]

Sukses dalam tujuan

dalam hidup ini harus dapat menerima apa adanya Orang ingin sukses hendaknya pantang menyerah memusatkan tujuannya Niat [Read More]

Manusia yang baik

Bismillahirrohmanirrokhim Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh “ Manusia yang baik “ Dengan [Read More]