Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Wednesday February 8th 2012

Sunan Kalijaga

Dialah “wali” yang namanya paling banyak disebut masyarakat Jawa. Ia lahir sekitar tahun 1450 Masehi. Ayahnya adalah Arya Wilatikta, Adipati Tuban keturunan dari tokoh pemberontak Majapahit, Ronggolawe. Masa itu, Arya Wilatikta diperkirakan telah menganut Islam.

Nama kecil Sunan Kalijaga adalah Raden Said. Ia juga memiliki sejumlah nama panggilan seperti Lokajaya,Syekh Malaya, Pangeran Tuban atau

Raden Abdurrahman.Terdapat beragam versi menyangkut asal usul nama Kalijaga yang disandangnya.

Masyarakat Cirebon berpendapat bahwa nama itu berasal dari dusun Kalijaga di Cirebon. Sunan Kalijaga memang pernah tinggal di Cirebon dan bersahabat erat dengan Sunan Gunung Jati. Kalangan Jawa mengaitkannya dengan kesukaan wali ini untuk berendam (kungkum) di sungai (kali) atau “jaga kali”. Namun ada yang menyebut istilah itu berasal dari bahasa Arab “qadli dzaqa” yang menunjuk statusnya sebagai “penghulu suci” kesultanan.

Masa hidup Sunan Kalijaga diperkirakan mencapai lebih dari 100 tahun. Dengan demikian ia mengalami masa akhir kekuasaan Majapahit (berakhir 1478), Kesultanan Demak, Kesultanan Cirebon dan Banten, bahkan juga Kerajaan Pajang yang lahir pada 1546 serta awal kehadiran Kerajaan Mataram dibawah pimpinan Panembahan Senopati. Ia ikut pula merancang pembangunan Masjid Agung Cirebon dan Masjid Agung Demak. Tiang “tatal” (pecahan kayu) yang merupakan salah satu dari tiang utama masjid adalah kreasi Sunan Kalijaga.

Dalam dakwah, ia punya pola yang sama dengan mentor sekaligus sahabat dekatnya, Sunan Bonang. Paham keagamaannya cenderung “sufistik berbasis salaf” bukan sufi panteistik (pemujaan semata). Ia juga memilih kesenian dan kebudayaan sebagai sarana untuk berdakwah.

Ia sangat toleran pada budaya lokal. Ia berpendapat bahwa masyarakat akan menjauh jika diserang pendiriannya. Maka mereka harus didekati secara bertahap: mengikuti sambil mempengaruhi. Sunan Kalijaga berkeyakinan jika Islam sudah dipahami, dengan sendirinya kebiasaan lama hilang.

Maka ajaran Sunan Kalijaga terkesan sinkretis dalam mengenalkan Islam. Ia menggunakan seni ukir, wayang, gamelan, serta seni suara suluk sebagai sarana dakwah. Dialah pencipta Baju takwa, perayaan sekatenan, grebeg maulud, Layang Kalimasada, lakon wayang Petruk Jadi Raja. Lanskap pusat kota berupa Kraton, alun alun dengan dua beringin serta masjid diyakini sebagai karya Sunan Kalijaga.

Metode dakwah tersebut sangat efektif. Sebagian besar adipati di Jawa memeluk Islam melalui Sunan Kalijaga. Di antaranya adalah Adipati Padanaran, Kartasura, Kebumen, Banyumas, serta Pajang (sekarang Kotagede Yogya). Sunan Kalijaga dimakamkan di Kadilangu selatan Demak.
(pesantren.net)

========================================
Pengirim : Conan
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Sunan Gunung Jati
  2. Sunan Giri
  3. Setan Diantara Diskusi Wali
  4. JIL = Islam Pinggiran ?
  5. Nama yang Berulang
  6. Botol botol Karakter Bangsa
  7. Solusi
  8. Umat Islam
  9. Pusara
  10. Kenapa aku pilih Islam sbg Agama
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Delapan musuh setan

1.nabi muhammad 2.taat 2orang tua 3.alim menjalankan 4.hafal alquran 5.pemimpin adil 6.pedagang jujur 7.kaya yang [Read More]

Ciptakan hidup sederhana

ada salah satu cerita pada jaman dulu yaitu pada zaman para sahabat rosululloh saw. namanya adalah Suud bin Masud bin [Read More]

Benarkah

Banyak orang menghabiskan waktunya entah kemana dan dimana. Serba tidak jelas dan tidak tegas. Atau tegas pada [Read More]

Perumpamaan

Untuk itu kita akan melihat apakah rahasia Injl Kerajaan, sebagai : SEORANG PENABUR : Rahasia Injil Kerajaan [Read More]

Pengobat DOSA dan MAKSIAT

“Ambillah akar akar kefakiran, daun daun kesabaran, ranting ranting ketawadhuan, kuncup kuncup kekhusyuan, bunga [Read More]

Pengumpul Hadist Nabi

IMAM MALIK Nama penuhnya ialah Malik bin Anas. Dia berasal daripada suku Zi Asbah kaum Arab di Yaman. Beliau dilahirkan [Read More]

Sejarah Kehidupan

Sudah ditinggal Wafat oleh kedua orang tuanya dan mertuanya.Hidup dengan dua orang anak yang sudah gede2 dan kini [Read More]

Apa arti Hidup

seperti pepatah bilang bahwa.. “sakit adalah arti dari sehat” dengan sakit kita tahu bahwa begitu nikmatnya [Read More]

Tahajjud Hijacker

Sehabis maghrib aku masuk dalam sebuah cengkrama. Kali ini tentang sosok seorang tokoh yang memiliki pengikut setia. [Read More]

Menuju Puncak

Lepaskan kegalauan hatimu, sambut angin segar pagi ini ambil semangat matahari yang membakar. berlari menuju kepuncak , [Read More]