Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Wednesday February 8th 2012

Sepotong Roti

Abu Burdah bin Musa Al Asyari meriwayatkan, bahwa ketika menjelang wafatnya Abu Musa pernah berkata kepada puteranya: “Wahai anakku, ingatlah kamu akan cerita tentang seseorang yang mempunyai sepotong roti.” Dahulu kala di sebuah tempat ibadah ada seorang lelaki yang sangat tekun beribadah kepada Allah. Ibadah yang dilakukannya itu selama lebih kurang tujuh puluh tahun.

Tempat ibadahnya tidak pernah ditinggalkannya, kecuali pada hari hari yang telah dia tentukan. Akan tetapi pada suatu hari, dia digoda oleh seorang wanita sehingga diapun tergoda dalam bujuk rayunya dan bergelimang di dalam dosa
selama tujuh hari sebagaimana perkara yang dilakukan oleh pasangan suami isteri.

Setelah ia sadar, maka ia lalu bertaubat, sedangkan tempat ibadahnya itu ditinggalkannya, kemudian ia melangkahkan kakinya pergi mengembara sambil disertai dengan mengerjakan solat dan bersujud.

Akhirnya dalam pengembaraannya itu ia sampai ke sebuah pondok yang di dalamnya sudah terdapat dua belas orang fakir miskin, sedangkan lelaki itu juga bermaksud untuk menumpang bermalam di sana, karena sudah sangat letih dari sebuah perjalanan yang sangat jauh, sehingga akhirnya dia tertidur bersama dengan lelaki fakir miskin dalam pondok itu.

Rupanya di samping kedai tersebut hidup seorang pendita yang ada setiap malamnya selalu mengirimkan beberapa buku roti kepada fakir miskin yang menginap di pondok itu dengan masing masingnya mendapat sebuku roti.

Pada waktu yang lain, datang pula orang lain yang membagi bagikan roti kepada setiap fakir miskin yang berada di pondok tersebut, begitu juga dengan lelaki yang sedang bertaubat kepada Allah itu juga mendapat bahagian, karena disangka sebagai orang miskin.

Rupanya salah seorang di antara orang miskin itu ada yang tidak mendapat bahagian dari orang yang membahagikan roti tersebut, sehingga kepada orang yang membahagikan roti itu ia berkata: “Mengapa kamu tidak memberikan roti itu
kepadaku.”

Orang yang membagikan roti itu menjawab: “Kamu dapat melihat sendiri, roti yang aku bagikan semuanya telah habis, dan aku tidak membagikan kepada mereka lebih dari satu buku roti.”

Mendengar ungkapan dari orang yang membagikan roti tersebut, maka lelaki yang sedang bertaubat itu lalu mengambil roti yang telah diberikan kepadanya dan memberikannya kepada orang yang tidak mendapat bahagian tadi. Sedangkan keesokan harinya, orang yang bertaubat itu meninggal dunia.

Di hadapan Allah, maka ditimbanglah amal ibadah yang pernah dilakukan oleh orang yang bertaubat itu selama lebih kurang tujuh puluh tahun dengan dosa yang dilakukannya selama tujuh malam.

Ternyata hasil dari timbangan tersebut, amal
ibadat yang dilakukan selama tujuh puluh tahun itu dikalahkan oleh kemaksiatan yang dilakukannya selama tujuh malam.

Akan tetapi ketika dosa yang dilakukannya selama tujuh malam itu ditimbang dengan sebuku roti yang pernah diberikannya kepada fakir miskin yang sangat memerlukannya, ternyata amal sebuku roti tersebut dapat mengalahkan perbuatan dosanya selama tujuh malam itu.

Kepada anaknya Abu Musa berkata: “Wahai anakku, ingatlah olehmu akan orang yang
memiliki sebuku roti itu ”

========================================
Pengirim : Barry Kusuma
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Toko Roti
  2. Roti Daging Untuk Asih
  3. Ibu Penjual Onde�
  4. Secangkir Teh dan Sepotong Croissant
  5. Sepotong Kantuk Sepotong Rindu
  6. Cinta Dalam Sepotong Kangkung
  7. Hikmah memberi
  8. Istri Yang Bijak
  9. Nasehat Yang Jitu
  10. Jangan Negatif Thinking
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Beriman bukanlah kata-kata

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Penyakit jantung, stroke, dan penyakit periferal [Read More]

Kereta langit
Kereta langit

Konon kabarnya, di langit kita tinggallah seseorang. Ia mempunyai sebuah kereta yang siap diluncurkan kapan saja dan [Read More]

Negeriku

Ketika dunia sudah bertambah tua manusia malah semakin menjadi beramai ramai menghancurkan bumi tempat dia dilahirkan [Read More]

Kisah Frank

Rapat Direksi baru saja berakhir. Bob mulai bangkit berdiri dan menyenggol meja sehingga kopi tertumpah keatas catatan [Read More]

Sakit Hati

satu hal lagi yang kupelajari dari peristiwa sky is falling dan pembenarannya selain persimpangan adalah hakekat sebuah [Read More]

Sang Pemerkosa Menebus Dosa

Di suatu Koran Itali, muncullah berita pencarian orang yang istimewa 17 Mei 1992 di parkiran mobil ke 5 Wayeli (nama [Read More]

Penjara Pikiran

Di British Columbia, dibangun sebuah penjara baru untuk menggantikan penjara Fort Alcan lama yang sudah digunakan untuk [Read More]

Jendral yang selalu menang

Pada suatu zaman di Tiongkok, hiduplah seorang jenderal besar yang selalu menang dalam setiap pertempuran. Karena [Read More]

Sukses dalam tujuan

dalam hidup ini harus dapat menerima apa adanya Orang ingin sukses hendaknya pantang menyerah memusatkan tujuannya Niat [Read More]

Manusia yang baik

Bismillahirrohmanirrokhim Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh “ Manusia yang baik “ Dengan [Read More]