Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Putus lagi putus lagi

Di saat semuanya berlalu disaat kau lepaskan gegaman tangku
Saat aku mengerti mengapa Tuhan memberikan tangan jari jari kita ruas dan celah
Saat aku tahu jawabnya ruas itu adalah untuk menggegam jarimu
Kau pergi dariku,meninggalkan dadaku yang masih setia untuk menglindungimu
Tahukah kamu disaat kamu menangis akulah yang mengeluarkan air mata
Dan tahukah kamu saat dadamu sakit akulah yang sesak tidak bisa bernapas
Kamu adalah segalanya bagiku

Candamu,tawamu,sakit dan sedihmu adalah milikku
Mengapa Tuhan mengciptakan kaki,tangan,telinga Dan mata kita sepasang sedangkah hati kita tidak
Kamu tahu sayang itu agar kita berusaha mencari pasangan hati kita dan aku telah menemukanya itu adalah “KAMU”

Sekarang kamu telah pergi dan kini aku berharap luka hati ini kering kembali dan jika suatu saat bunga di hatiku mekar bersemi percayalah pintu hati ini akan selalu terbuka menunggumu kembali

Karna kamu masih sangat berarti bagiku untuk mengisi ceriah hari ini…..percayalah kasih hati kita adalah kembar siam dan tak ada satupun yang mampu memisahkan kita

Ku tahu hari esok akan jadi milik kita meskipun telah terpisahkan tak akan ada yang lebih indah bila tanpamu…

Ku kan selalu menantimu hingga batas waktuku kan berakhir……….

========================================
Pengirim : Mahadhewi
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Putus
  2. PUTUS ( To: Romeo )
  3. Pergi (Lagi)
  4. Kasih, Kau Datang Lagi
  5. aku bayar waktu_ku
  6. Lagi lagi Cinta
  7. Lorong Cinta
  8. Gagal Lagi
  9. Gagal Lagi
  10. Jangan Putus asa
Previous Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]