Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Pesankan Saya Tempat Di Neraka

Sebuah kisah dimusim panas yang menyengat. Seorang kolumnis majalah Al Manar mengisahkannya.

Musim panas merupakan ujian yang cukup berat. Terutama bagi muslimah, untuk tetap mempertahankan pakaian kesopanannnya. Gerah dan panas tak lantas Menjadikannya menggadaikan akhlak. Berbeda dengan musim dingin, dengan menutup telinga dan leher, kehangatan badan bisa dijaga. Jilbab bisa sebagai multi fungsi.

Dalam sebuah perjalanan yang cukup panjang, Cairo Alexandria; di sebuah mikrobus. Ada seorang perempuan muda berpakaian kurang layak untuk dideskripsikan sebagai penutup aurat. Karena menantang kesopanan. Ia duduk diujung kursi dekat pintu keluar.

Tentu saja dengan cara pakaian seperti itu mengundang perhatian kalau bila dibahasakan sebagai keprihatinan sosial. Seorang bapak setengah baya yang kebetulan duduk disampingnya mengingatkan. Bahwa pakaian seperti itu bisa mengakibatkan sesuatu yang tak baik bagi dirinya.

Disamping pakaian seperti itu juga melanggar aturan agama dan norma kesopanan. Tahukah Anda apa respon perempuan muda tersebut?

Dengan ketersinggungan yang sangat ia mengekspresikan kemarahannya. Karena merasa privasinya terusik. Hak berpakaian menurutnya adalah hak prerogatif seseorang.

“Jika memang bapak mau, ini ponsel saya. Tolong pesankan saya, tempat di neraka Tuhan Anda

Sebuah respon yang sangat frontal. Dan sang bapak pun hanya beristighfar. Ia terus menggumamkan kalimat kalimat Allah. Detik detik berikutnya suasanapun hening. Beberapa orang terlihat kelelahan dan terlelap dalam mimpinya. Tak terkecuali perempuan muda itu.

Hingga sampailah perjalanan dipenghujung tujuan. Di terminal akhir mikrobus Alexandria. Kini semua penumpang bersiap siap untuk turun. Tapi mereka terhalangi oleh perempuan muda tersebut yang masih terlihat tertidur. Ia berada didekat pintu keluar.

“Bangunkan saja “, begitu kira kira permintaan para penumpang. Tahukah apa yang terjadi.

Perempuan muda tersebut benar benar tak bangun lagi. Ia menemui ajalnya. Dan seisi mikrobus tersebut terus beristighfar, menggumamkan kalimat Allah sebagaimana yang dilakukan bapak tua yang duduk disampingnya.

Sebuah akhir yang menakutkan. Mati dalam keadaan menantang Tuhan.

Seandainya tiap orang mengetahui akhir hidupnya….
Seandainya tiap orang menyadari hidupnya bisa berakhir setiap saat…
Seandainya tiap orang takut bertemu dengan Tuhannya dalam keadaan yang buruk…
Seandainya tiap orang tahu bagaimana kemurkaan Allah…

Sungguh Allah masih menyayangi kita yang masih terus dibimbing Nya. Allah akan semakin mendekatkan orang orang yang dekat denganNYA semakin dekat. Dan mereka yang terlena seharusnya segera sadar… mumpung kesempatan itu masih ada.

========================================
Pengirim : Conan
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Jangan Benci Saya, Ibu
  2. Siapa Saya…?
  3. Maafkan Saya Kiai
  4. Antara Aku, Saya dan Diriku
  5. Ijinkan Saya Bicara Tentang Kedewasaan
  6. Maafkan saya Adam
  7. Seandainya
  8. Saya Ingin Menjadi (seperti) Tuhan
  9. Fathimah az zahra rha dan Gilingan Gandum
  10. Perempuan yang terhormat
Previous Topic:

Cerita sejenis

Delapan musuh setan

1.nabi muhammad 2.taat 2orang tua 3.alim menjalankan 4.hafal alquran 5.pemimpin adil 6.pedagang jujur 7.kaya yang [Read More]

Ciptakan hidup sederhana

ada salah satu cerita pada jaman dulu yaitu pada zaman para sahabat rosululloh saw. namanya adalah Suud bin Masud bin [Read More]

Benarkah

Banyak orang menghabiskan waktunya entah kemana dan dimana. Serba tidak jelas dan tidak tegas. Atau tegas pada [Read More]

Perumpamaan

Untuk itu kita akan melihat apakah rahasia Injl Kerajaan, sebagai : SEORANG PENABUR : Rahasia Injil Kerajaan [Read More]

Pengobat DOSA dan MAKSIAT

“Ambillah akar akar kefakiran, daun daun kesabaran, ranting ranting ketawadhuan, kuncup kuncup kekhusyuan, bunga [Read More]

Pengumpul Hadist Nabi

IMAM MALIK Nama penuhnya ialah Malik bin Anas. Dia berasal daripada suku Zi Asbah kaum Arab di Yaman. Beliau dilahirkan [Read More]

Sejarah Kehidupan

Sudah ditinggal Wafat oleh kedua orang tuanya dan mertuanya.Hidup dengan dua orang anak yang sudah gede2 dan kini [Read More]

Apa arti Hidup

seperti pepatah bilang bahwa.. “sakit adalah arti dari sehat” dengan sakit kita tahu bahwa begitu nikmatnya [Read More]

Tahajjud Hijacker

Sehabis maghrib aku masuk dalam sebuah cengkrama. Kali ini tentang sosok seorang tokoh yang memiliki pengikut setia. [Read More]

Menuju Puncak

Lepaskan kegalauan hatimu, sambut angin segar pagi ini ambil semangat matahari yang membakar. berlari menuju kepuncak , [Read More]