Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Dia Ada Sekalipun sudah Tiada

Kisahku ini memang sudah berlalu 2 th yang lalu, tepatnya awal 2000,
Indry, gadis cantik, simpatik yang berusia 22 th, kami kenal berawal dari kesalah pahaman di sebuah bank swasta Jakarta, kami sempat bertengkar mulut karna salah paham tersebut, seperti aku yang slalu pergi ke bank tsb sehingga kami sering bertemu dan bertatap muka, alkisah kami menjadi teman, hubungan teman itu berlanjut hampir 5 bulan, tepat awal bulan ke 6 karna kedekatan kami, kami pun menjalin hubungan lebih dari sekedar teman (pacaran).

Hubungan kami berjalan dengan baik, romantis, di sertai hari hari yang yang indah di penuhi kebahagiaan, perjalanan cinta kami seolah mulus nyaris sempurna, desember 2000, saya mendapat tawaran dari perusahaan dimana saya kerja untuk di tugaskan ke luar negri, tapi sayang Indry yang ku cintai itu melarang ku jauh dari nya, maka aku tolak tawaran tersebut.

Desember pula adalah awal berakhirnya kisah kami, di mana pada suatu malam kami mengunjungi sebuah pesta teman kami, pada saat itu Indry yang aku sayangi berbisik meminta pulang karna merasakan perasaan yang gak enak ,ujurnya tapi dasar aku yang bodoh dan tolol keenakan berbincang dengan sahabat sahabat lama, sehingga Indry yang ku cintai pulang sendirian.

Malam itu tepat pukul 23,30, orang tua Indry menghubungi saya lewat Hp, bahwa Indry yang ku cintai berada di rumah sakit kecelakaan lalu lintas tepat di depan rumah nya, aku shock, kaget, tak tenang, sehingga semua badanku terasa bergetar.

Tak pamit dan tak ada omongan aku keluar dari tempat pesta menggunakan kendaraan motor milik teman lama menuju rumah sakit di mana Indry berada, malam itu di sertai gerimis dan dingin sehingga aku 2 kali tergelincir dari motor

Sesampai di RS aku tidak di persilahkan menemui dia karna dia masih dalam keadaan krisis di RS sudah berada orang tua dan keluarga Indry, 24,40 krisis Indry berlalu dan dokter bilang Indry mengalami luka dalam tepatnya di otak, karna benturan yang cukup keras, saya dan keluarga Indry sedikit tenang minimalnya krisis telah berlalu.

Dengan pakaian yg kucel orang tua Indry mengizinkan aku untuk menemani di RS, sementara keluarganya meninggalkan RS saat itu, kemudian dokter bilang �kalau seandainya Indry bisa bangun dalam hitungan jam maka itu adalah hal yang takmungkin� ternyata dokter salah Indry yang aku cintai bisa bangun tepat jam 2 pagi, aku terkaget, terpaku, tak percaya dan rasa gembira bercampur entahlah.

Indry yang aku cintai, yang aku sayangi dia bangun hanya untuk menunjukan tangis sembari berucap terpatah patah �sayang aku tahu kau ada di sampingku saat ini, sayang maafkan Indry yang telah membuat mu menangis, sayang maafkan Indry yang tak bisa membuatmu bahagia slamanya, dan sayang sampaikan maaf Indry pada kedua orang tua Indry dan orang tuamu�

Tangisan itu di sertai senyuman dan tak lama senyuman itu hilang di sertai mata yang basah menutup secara berlahan, aku piker Indry yang aku cintai hanyalah tertidur karna obat yang di berikan dokter, tapi aku salah beberapa perawat datang dan menutup seluruh badanya dengan kain putih, tersentak aku melihatnya baru ku sadari Indry yang aku sayangi, yang akucintai telah tinggalkan aku tuk slamanya, tanpa kata, tanpa gerak aku terdiam seolah olah aku tak mempercayai semuanya itu dan tak lama keluarga Indry pun berdatangan dengan airmatanya.

10 30 hari berikutnya Indry di kebumikan, ku tak menyangka semuanya berakhir hanya dalam 1 malam
awal January tanpa pertimbangan lagi, saya abil kembali tawaran kerja di luar negri ku lakukan itu hanya sebagai pelarian ku dari apa semua yang terjadi

Indry, sayang maaf kan aku yang tak bertanggung jawab mengantar mu pulang
Dan engkau mesti tahu, aku merasakan bahagia dengan mu sekalipun hanya sesaat
Kini aku saat ini disini di negri orang kembali mengenangmu di mana hati ini sepi tercekam gelap slalu muncul bayanganmu yang terlintas di benakku.

Untuk kedua orang tua Indry, apa yang anda ucapkan adalah benar aku lah penyebab semuanya apa yg terjadi, semoga Yang Maha Kuasa memberikan dia tempat yang damai di alamnya�amin.

Indry sekalipun engkau telah tiada dari dunia ini, tapi aku ini, slalu merasakan bahwa engkau slalu ada�di sini�.di hati ini yang di sertai dengan senyumanmu (noname).

========================================
Pengirim : Skuad17
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Bila puisi sudah tiada
  2. Sial
  3. Tiada jingga di senja, tiada rona di pagi
  4. Visi Tiada Akhir
  5. Garis sang Pencipta
  6. 25 TAHUN SUDAH
  7. Hantu Penunggu Pohon Nangka
  8. Tiada Masa Lalu
  9. Si Pengelana Menggapai Cita
  10. Kenangan Bersama Bunda 1
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Teman ?

Awalnya pertemanan kita cukup sehat ..kita sahabatan..ada gw sendiri(tika),ada [Read More]

Mata Kuliah “Politik Cinta”

Mata kuliah politik, pertemuan pertama. Jurusan gw di gabung sama jurusan komunikasi. Gw liat di kanan depan ada [Read More]

Motor hondaku

Kadang gw kasihan liat motor Honda gw sendiri, hampir-hampir gak di rawat, di service dan di mandiin jg jarang. [Read More]

Maaf Aku Mencintaimu

Sebelum perkenalan dengannya Hidup ku sangat lah berjalan dengan baik, Aku Mempunyai keluarga, Sahabat, Karir, dan [Read More]

Aku Naik Haji

TEPAT pukul 15.45 Wib sore, pesawat terbangku baru tinggal landas meninggalkan Kota Palembang. Bandara Sultan Mahmud [Read More]

Ibda Binafsika

PAGI ini terasa sangat dingin sekali. Namun, tak menyurutkan niatku untuk mengambil wudhu, walau sedingin apa pun air [Read More]

Di Penghujung Tahun

Penghujung tahun akan segera tiba, namun apakah yang telah kita lakukan di tahun ini telah memiliki arti dalam [Read More]

My soulmate

Kurang nyaman sich kalau di kaitkan dengan budaya timur dimana kaum perempuan harusnya ada dalam posisi [Read More]

Pohon Nangka Tua

Tahun 1980 an daerah tempat tinggalku belum seramai sekarang. Masih sepi dan diliputi kisah mistik penduduknya. Setiap [Read More]

om….pimpaalaium….gammmbren

kosong…bukan berarti tidak bertempat. kosong di dipikiran termasuk mencapai dimensi lain dimana dunia bebas dari [Read More]