Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Wednesday February 8th 2012

Karena Air Mata

Angin malam berdesir membisik ditelinga
Dan dia bisikan kata kata yang aku mengerti
Mengembanglah langkahku kepada pujaan yang aku tuju
Kerena bisik dijiwaku, padaku kamu merindu.
Dinginnya angin malam dinginnya membacok tulang
Jika kalau bukan kerena rindu dan cinta
Sejatinya aku malas bertandang
Sejatinya juga aku pengin melupa
Semua bentuk wajah
Semua sopan dalam tingkah
Kerena sebab aku bisa sua
Yang kudapati adalah gundah
Yang tertinggal adalah lelah
Maafkanlah���.
Tapi aku lihat kamu tak ingin kehilangan aku
Sehingga menghantar tetesan air mata
Dan hangatnya tetesan air mata kamu
Telah bisa merubah segalanya
Jangankan kini dihatiku ingin melupa
Tapi malah semakin sayang dan cinta
Demi Allah aku sayang banget ke kamu Wati
Dan kasih sayang ini ingin aku berikan
Bukan kepada seorang sahabat
Tapi kepada seorang permaisuri
Tapi masih ada banyak tanya
Apakah kamu sudi��?? Sejauh ini kamu tak sudi
Kamu tak suka aku, Tak suka apanya�??
Sedang aku bukan seorang penjahat
Kalau bukan air mata dari yang tersayang
Niscaya aku sudah pergi jauh
Aku tak kuasa melihat air matamu
Air mata ketulusan hati
Yang tak ingin kehilanganku dari matamu.

========================================
Pengirim : Kotarom Minami
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Mata Hati
  2. Cintamu Datang Karena Harta
  3. Buat Dewiku Sayang
  4. Bukan Aku Tak Laku
  5. Ketuklah Hatiku Suatu Hari Nanti
  6. Kaca Mata Peniliaian
  7. Karena Suara Itu
  8. Gadis SMK itu
  9. Hanya Karena 1 Cowok
  10. Mata setajam mata Elang
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]