Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Cerita Kuno Tentang Negeri PURBADEWA

Gerombolan perompak yang berkuasa itu berpesan kepada seorang pemuda yang hampir mati karena siksaan mereka.

“Kami yakin kamu mengerti harus bilang apa jika ditanya orang orang di kampungmu Kami yakin kamu pintar untuk bersikap agar kamu tetap aman di kampungmu Kami mohon maaf atas kekejaman ini, sebab kami tak punya kerjaan lain kecuali melampiaskan frustasi kami terhadap atasan kami yang hanya bisa memberi perintah Benarkan kami tak berbuat apa apa terhadapmu ”

Pesan itu diakhiri dengan tanda seru yang banyak sekali. Mungkin mereka tak pernah mengerti tanda baca.

Pemuda itu bukan siapa siapa. Dia sedang belajar terbang dan terjatuh di lokasi kericuhan. Ketika orang orang yang ricuh itu kabur, justru ia nyusrug di tempat sialan itu. Dan pada saat yang sangat tidak tepat, dia bangun tepat di tengah tengah gerombolan perompak yang paling berkuasa di kampung ricuh.

Nasib sial. Dia langsung diangkut, ditendang, dikemplang, tanpa ditanya. Padahal di kepalanya sudah ada kalimat kalimat yang mau dikatakannya tentang keberadaannya di situ. Tapi sebagian besar perompak itu tuli. Mereka terus memaksa pemuda itu bicara jujur walau pemuda itu sudah mengulang ulang apa yang dia tahu beratus ratus kali.

Setelah dapat konfirmasi dari bos besar, kepala perompak itu menyatakan kalau mereka salah tangkap. Tapi mereka tak mau pemuda itu mengetahui kalau mereka melakukan kesalahan yang sering terjadi itu. Merekapun membujuk pemuda sial itu dengan cara mereka.

Ini hanyalah cerita kuno tentang sebuah negeri dimana penguasa adalah sang kebenaran. Dimana kurcaci adalah hewan liar yang bebas diburu, jikalau tak suka, boleh dibuang.

Ini hanyalah cerita kuno tentang sebuah negeri Purbadewa. Dipimpin oleh raksasa bernama Sriraja Cemanibuwana. Menteri keamanan dan ketertibannya adalah Panji Purbasangka.

Ini hanya cerita yang tak perlu dibaca dua kali. Sebab dengan membacanya anda jadi berpikiran yang bukan bukan tentang kampung anda sendiri. hiks

========================================
Pengirim : mataharitimoer
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Senjakala Negeri Purbadewa
  2. Satu Cerita tentang Potas
  3. Tentang negeri antara nirwana
  4. TeNtanG hiDup
  5. Cerita Tentang Ibu
  6. Tentang Kita
  7. Cerita Cinta
  8. Lukisan Kuno
  9. Cerita Legendaris Tentang Batu Giok
  10. Cerita pendek yang paling pendek
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Teman ?

Awalnya pertemanan kita cukup sehat ..kita sahabatan..ada gw sendiri(tika),ada [Read More]

Mata Kuliah “Politik Cinta”

Mata kuliah politik, pertemuan pertama. Jurusan gw di gabung sama jurusan komunikasi. Gw liat di kanan depan ada [Read More]

Motor hondaku

Kadang gw kasihan liat motor Honda gw sendiri, hampir-hampir gak di rawat, di service dan di mandiin jg jarang. [Read More]

Maaf Aku Mencintaimu

Sebelum perkenalan dengannya Hidup ku sangat lah berjalan dengan baik, Aku Mempunyai keluarga, Sahabat, Karir, dan [Read More]

Aku Naik Haji

TEPAT pukul 15.45 Wib sore, pesawat terbangku baru tinggal landas meninggalkan Kota Palembang. Bandara Sultan Mahmud [Read More]

Ibda Binafsika

PAGI ini terasa sangat dingin sekali. Namun, tak menyurutkan niatku untuk mengambil wudhu, walau sedingin apa pun air [Read More]

Di Penghujung Tahun

Penghujung tahun akan segera tiba, namun apakah yang telah kita lakukan di tahun ini telah memiliki arti dalam [Read More]

My soulmate

Kurang nyaman sich kalau di kaitkan dengan budaya timur dimana kaum perempuan harusnya ada dalam posisi [Read More]

Pohon Nangka Tua

Tahun 1980 an daerah tempat tinggalku belum seramai sekarang. Masih sepi dan diliputi kisah mistik penduduknya. Setiap [Read More]

om….pimpaalaium….gammmbren

kosong…bukan berarti tidak bertempat. kosong di dipikiran termasuk mencapai dimensi lain dimana dunia bebas dari [Read More]