Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Ayah, anak dan Burung Gagak

Satu kisah yang menarik untuk dijadikan teladan
Pada suatu sore seorang ayah bersama anaknya yang baru saja menamatkan
pendidikan tinggi duduk berbincang bincang di halaman sambil memperhatikan
suasana di sekitar mereka.
Tiba tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pohon.
Si ayah lalu menunjuk ke arah gagak sambil bertanya, “Nak, apakah benda
tersebut?”
“Burung gagak”, jawab si anak.
Si ayah mengangguk angguk, namun beberapa saat kemudian mengulangi lagi
pertanyaan yang sama.
Si anak menyangka ayahnya kurang mendengar jawabannya tadi lalu menjawab
dengan sedikit keras, “Itu burung gagak ayah ”
Tetapi sejenak kemudian si ayah bertanya lagi pertanyaan yang sama. Si anak
merasa agak marah dengan pertanyaan yang sama dan diulang ulang, lalu
menjawab dengan lebih keras, “BURUNG GAGAK ”
Si ayah terdiam seketika. Namun tidak lama kemudian sekali lagi mengajukan
pertanyaan yang sama sehingga membuatkan si anak kehilangan kesabaran dan
menjawab dengan nada yang ogah ogahan menjawab pertanyaan si ayah, “Gagak
ayah…….”.
Tetapi kembali mengejutkan si anak, beberapa saat kemudian si ayah sekali
lagi membuka mulut hanya untuk bertanyakan pertanyaan yang sama.  Dan kali
ini si anak benar benar kehilangan kesabaran dan menjadi marah.
“Ayah saya tidak mengerti ayah mengerti atau tidak. Tapi sudah lima kali
ayah menanyakan pertanyaan tersebut dan sayapun sudah memberikan jawabannya.
Apakah yang ayah ingin saya katakan???? Itu burung gagak, burung gagak
ayah…..”, kata si anak dengan nada yang begitu marah.
Si ayah kemudian bangkit menuju ke dalam rumah meninggalkan si anak yang
terheran heranpinga. Sebentar kemudian si ayah keluar lagi dengan membawa
sesuatu di tangannya. Dia mengulurkan benda itu kepada anaknya yang masih
marah dan bertanya tanya. Ternyata benda tersebut sebuah diari lama.
“Coba kau baca apa yang pernah ayah tulis di dalam diari itu”, pinta si
ayah.
Si anak taat dan membaca bagian yang berikut……….
“Hari ini aku di halaman bersama anakku yang genap berumur lima tahun.
Tiba tiba seekor gagak hinggap di pohon. Anakku terus menunjuk ke arah gagak
dan bertanya, “Ayah, apakah itu?”.
Dan aku menjawab, “Burung gagak”. Walau bagaimana pun, anak ku terus
bertanya pertanyaan yang sama dan setiap kali aku menjawab dengan jawaban
yang sama. Sampai 25 kali anakku bertanya demikian, dan demi rasa cinta dan
sayang aku terus menjawab untuk memenuhi perasaan ingin tahunya. Aku
berharap bahwa hal tersebut menjadi suatu pendidikan yang berharga.”
Setelah selesai membaca bagian tersebut si anak mengangkat muka memandang
wajah si ayah yang kelihatan sayu.
Si ayah dengan perlahan bersuara, ” Hari ini ayah baru menanyakan kepadamu
pertanyaan yang sama sebanyak lima kali, dan kau telah kehilangan kesabaran
dan marah.”
HIKMAH : JAGALAH HATI KEDUA IBU DAN BAPA, HORMATILAH MEREKA.
SAYANGILAH MEREKA SEBAGAI MANA MEREKA MENYAYANGIMU DIWAKTU KECIL

========================================
Pengirim : Conan
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Ayah Baca Sampai Mati
  2. Yang Dibutuhkan Anak
  3. Ayah dan Keledai
  4. Terbanglah Burung Pipitku
  5. Maafkan aku Ayah
  6. Ayah Juga Lupa
  7. Dari ayah untuk Anaknya
  8. 1000 Burung Kertas
  9. Ayah yang Sibuk
  10. Burung burung Bangau
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Beriman bukanlah kata-kata

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Penyakit jantung, stroke, dan penyakit periferal [Read More]

Kereta langit
Kereta langit

Konon kabarnya, di langit kita tinggallah seseorang. Ia mempunyai sebuah kereta yang siap diluncurkan kapan saja dan [Read More]

Negeriku

Ketika dunia sudah bertambah tua manusia malah semakin menjadi beramai ramai menghancurkan bumi tempat dia dilahirkan [Read More]

Kisah Frank

Rapat Direksi baru saja berakhir. Bob mulai bangkit berdiri dan menyenggol meja sehingga kopi tertumpah keatas catatan [Read More]

Sakit Hati

satu hal lagi yang kupelajari dari peristiwa sky is falling dan pembenarannya selain persimpangan adalah hakekat sebuah [Read More]

Sang Pemerkosa Menebus Dosa

Di suatu Koran Itali, muncullah berita pencarian orang yang istimewa 17 Mei 1992 di parkiran mobil ke 5 Wayeli (nama [Read More]

Penjara Pikiran

Di British Columbia, dibangun sebuah penjara baru untuk menggantikan penjara Fort Alcan lama yang sudah digunakan untuk [Read More]

Jendral yang selalu menang

Pada suatu zaman di Tiongkok, hiduplah seorang jenderal besar yang selalu menang dalam setiap pertempuran. Karena [Read More]

Sukses dalam tujuan

dalam hidup ini harus dapat menerima apa adanya Orang ingin sukses hendaknya pantang menyerah memusatkan tujuannya Niat [Read More]

Manusia yang baik

Bismillahirrohmanirrokhim Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh “ Manusia yang baik “ Dengan [Read More]