Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Dari Ujung Sumatra

Di negri asing kucari damai
Untuk Anti: tentang Aceh dan kegalauan

Ada sebuah negeri, kemana burung burung bermigrasi, pergi mencari damai,
kala kemarau tak jua usai
disana bunga bunga mekar senantiasa
menebar semarak ke relung jiwa
tiada lara, hanya indah merona suasana,
dan anak anak berlari susuri
hijau rumput tepi danau
jernih air, eksotik tarian ikan ikan, melentik, menggelitik keharuan
mengaromakan tenang ke fikiran

Kesana akan kupergikan diri
kenegeri rasian berdayung sampan,
terbuai alun riak telaga pada udara penuh cinta
menikmati lembut bayu, lukisan bukit biru
hanyutku dalam mimpi kanak kanak kita; menari berdua dalam rindu
tanpa bathin yang teriak
menepis nestapa

Banda Aceh 23 Feb Medan 26 Feb. �04

Catatan Senja
Kepada: M dan YR

Adakah keajaiban
kan bawamu kesini, dan kita berlari
lewati kepiting dan umang umang
kala senja meremang
dan mentari perlahan ke peraduan

Adakah keajaiban kan bawamu kedepanku
dan biarkan kukagumi silhuetmu
tatkala kita resapi
indah matahari terbenam
dan sinarnya
perlahan padam
sisakan keindahan pada senja tak terlukiskan…

15 Feb� 2004, Sunset, Alue Naga

Doa Malam

Pada kilau gemintang di langit malam
kurasakan cintaMu
lembut mengalir ke kalbu
Pada bulan sepotong di langit barat
kuresapi keindahanMu

Kaukah itu yang menjelma dalam keagungan yang senantiasa hadir di sukmaku menepis resah gelisah hati?
kaukah itu Tuhan yang selalu kucari untuk pelabuhan penghabisan
dan tertidur diribaanMu?

Kaukah itu yang ingin kupeluk lekat ketat
meski dalam lajat paru?

Cumbulah aku Kekasih, pada malamMu kuserahkan diri.

Darussalam, August 1, 2003

Nyanyian Karang

Badai menggila, topan mendera, laut murka
Nyanyian karang adalah dendang nestapa anak negeri di landa sangsi;
Akankah damai bersama kita lagi?

Juni, 2003

========================================
Pengirim : Putireno Baiak
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Sajak Duka Dari Menteng
  2. Kaukah itu? Rose…
  3. Ujung Cemara
  4. Dia
  5. Perempuan di Ujung Malam
  6. Tetap Disini
  7. Ujung Langkah
  8. Yang tersisa 1
  9. Yang tersisa 1
  10. Sajak Kesunyian
Previous Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]