Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Wednesday February 8th 2012

Sinar Kebahagiaan

sinar kebahagian yang menyelimuti
wajahmu
kini pudar seiring kabut pagi diterpa angin
jiwa jiwa kosong menemani sudut kamar yang sunyi
tak ada riang, tak ada gemilang
yang ada hanya kehancuran hati

kehancuran yang tak diharap Dewa cinta dengan senyuman
semua bagai nafas yang takkan hilang sepanjang
rumput hijau menghiasi taman sang nabi

aku ingin memikul beban itu,
beban yang kau pikul dengan senyum diatas derita
pahit kurasa tak sepahit madu yang kau kecap
berikan aku semua, biar ku angkat sendiri demi dirimu
biar kuderita hanya untukmu
wahai sahabat ingatlah satu bahwa Tuhan selalu ada disetiap nafasmu
dan aku diutusNya untuk mengharumkannya

========================================
Pengirim : sang pria
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Tegar
  2. Tiada Yang Tersisa
  3. Sinar Diantara Luka
  4. Kebahagiaan
  5. Sinar Merah Segaris
  6. Menanti Pagi
  7. Kebahagiaan Bukan yang Terindah
  8. Kembali datang seberkas sinar
  9. Masa Kecilku
  10. Sirna
Previous Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]