Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Kisah Nyata Seorang Sahabat

Ada seorang gadis yang lumayan manis. Dia sahabatku waktu di Gombong. Dia datang bersama seorang cowo, dan aku yakin itu pacarnya. Cowo itu kelihatan begitu memperlakukan gadis itu lebih dari sekedar manja. Aku yakin cowo itu menganggap gadis itu kekasihnya waktu aku tanya. Di hari lain gadis itu bilang kalau dia hanyalah sahabat biasa. aku tak habis mengerti. Kebetulan mainnya Alya ketempatku membuat gundah seorang sahabatku. Rangga naksir abis sama Alya. Rangga bilang suka sekali dan buat seriusan katanya. Memang gadis itu mengundang desiran angin panas di sekeliling bodynya. Kata kata yang terlontar membikin bulu kuduk merinding mendengarnya. Senyum yang suka di sunggingkan seakan mengguncang dunia. Sikap manja dia mungkin yang membuat sahabatku rangga suka padanya. Aku hanya kasih suport untuk mendekatinya lebih dari seorang teman. Tapi rasa cintamu jangan terlalu di kekang padanya, aku hanya berkata begitu. Aku tahu karakter gadis itu yang boleh di bilang supel. Rangga dengan hati yang aku lihat sedang mekar bilang mengerti.
Singkat kata Rangga mengucap cinta tulusnya pada Alya. Gilanya waktu itu Alya langsung menerima tanpa pikir panjang. Rangga dengan senyum kemenangan terlihat bahagia. Tapi bagiku ada suatu pertanyaan, bagaimana dengan cowo yang aku tahu namanya Aldi itu..? Aku yakin dia ada apa apa dengan Alya. Kalau tidak ngapain juga dia mau melakukan apa saja yang di kehendaki Alya. Akan ada cerita yang baru nantinya, aku berfikir dalam angan yang aku anggap biasa. Rangga mau masuk dalam kehidupan alya kerena alya sudah berani bersumpah demi Alloh kalau dia tak ada hubungan apa apa dengan aldi. Nah di situlah Rangga semakin positif serius ke Alya. Alya di pandang oleh rangga sedang tak ada yang punya. Waktu berjalan. Aldi telpon ke aku menanyakan keberadaan alya. Rupanya sejak peristiwa itu antara alya dan aldi tak pernah bertemu.Aku pada Aldi bilang tak tahu.Karena pesan alya tak ingin aku memberi tahu keberadaannya. Memang benar dugaanku kalau alya dan aldi ada ikatan cinta. Tapi kenapa alya menerima rangga sahabatku..? atau aldi aku aku saja dan alya tak cinta padanya..?itulah kesalahan alya pertama yang aku lihat. Aku lihat alya dan rangga semakin akrab aja. Aku sungguh merasa bahagia melihat mereka berdua bisa menikmati masa masa asmara yang terlihat baru. Pertemuan yang penuh rindu sempat aku saksikan. Semoga semua itu menjadi perjalanan cinta yang berpanjangan.
Aldi telpon lagi ke aku. Lagi lagi dia tanya keberadaan alya. Dan aldi sudah curiga kalau alya itu ada pria lain. Aku terkejut dengan katanya. Aku jujur kalau alya sudah jadian dengan rangga. Aldi marah marah mendengar ceritaku. Aku bingung kenapa jadi begini. Aldi menganggap alya pacar dia, tapi alya menganggap aldi sobat biasa, mana yang benar…?. Rangga sempat bingung dengar ceritaku tentang masalah itu. Rangga tetap menyalahkan alya. Kalau alya jujur kalau sudah ada pria di hatinya, rangga tidak akan masuk dalam kehidupannya. Rangga aku lihat udah dewasa, hingga dia tahu dan mengerti tentang masalah itu. Dia berusaha keras untuk mencari solusinya.
Rangga berangkat kerja. Baru saja rangga keluar alya telpon mencari dia. Tapi aku bilang kalau rangga baru keluar. Alya mengurungkan niatnya untuk menutup telpon hanya kerena tersirat di benaknya tentang aldi. Kerena alya sempat tanya aldi telpon apa tidak, aku jawab iya tentunya. Aku ceritakan tentang aldi yang marah marah itu. ” apa…. , kamu bilang kalau aku udah jadian ama rangga…??? ” kata alya gusar penuh amarah. ” eh dengerin dulu alya”, dia udah menduga kalau kamu sedang ama rangga, dan aku ceritakan semuanya”, jawabku pelan tapi hatiku sebenarnya dongkol juga. Aku hampir marah pada Alya. ” eh luh apa~an seh pakai cerita ke dia segala… , aku belum mau aldi tahu hubunganku ama rangga,” nada alya meninggi dan seakan menaruh geram di dadanya. ” alya, bukankah waktu itu kamu bilang, kalau kamu itu tak ada hubungan bathin ama dia…,? tapi kenapa kamu menerima rangga kalau kamu mencintai aldi sebelum kedatangan rangga..?” aku memberi pertanyaan yang membikin pusing alya.
” udah deh, aku benci semuanya… ” pekik dia di balik gagang telpon. ” Bleetaakkkk”, gagang telpon di tutupnya dengan kasar. Aku cuman mendesah, ternyata aku juga makan getahnya juga, bukan nangkanya. Sungguh cewe itu bikin pusing.
Aku ceritakan kejadian semua itu ke rangga. Rangga sempat marah juga, tapi aku redam dengan kata kata sebagai seorang sahabat. ” aku kasihan ke kamu taro”, katanya seperti tak enak. ” sudahlah, jangan terlalu di bikin masalah”, jawabku singkat. Aku suruh rangga untuk menyelesaikan masalahnya dengan alya. Apalagi aldi benar benar suka pada alya juga. Dia bilang kalau hidup mati dia hanya untuk alya waktu itu ke aku lewat telpon. Tapi alya tak melirikpun sekarang janji dia mungkin waktu masih bersama aldi. Aldi sudah menganggap alya adalah bagian dari hidupnya dan keluarganya. Tapi kenapa alya masih bisa mencuri ketampanan seraut rangga. Betapa mempertahankan cinta itu memang sulit.
Aku lihat apa begitu vigur seorang gadis/cewe. Betapa mudahnya menerima kedatangan cinta yang seperti membalikan telapak tangan saja. Padahal kondisi hati sedang mempunyai seorang kekasih. Berniat selingkuhkah….? apa mungkin cewe juga seperti cowo tata kehidupan bercintanya..?. Tidak fear dong kalau cewe suka bilang cowo di mana mana sama, suka mempermainkan hati seorang wanita. Jawabnya ada di hati nurani anda.

Kotaro posted this at 8:08 PM

========================================
Pengirim : Kotarom Minami
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Kisah nyata seorang yatim
  2. Kisah Nyata
  3. Tanpa Bayang Nyata
  4. Kisah 2 Orang Sahabat
  5. Arti seorang sahabat
  6. Kisah Seorang Pencuri
  7. Menjadi Seorang Sahabat
  8. Kisah Seorang Pendoa
  9. Sahabat atau cinta
  10. Kepada Seorang Sahabat (2)
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Teman ?

Awalnya pertemanan kita cukup sehat ..kita sahabatan..ada gw sendiri(tika),ada [Read More]

Mata Kuliah “Politik Cinta”

Mata kuliah politik, pertemuan pertama. Jurusan gw di gabung sama jurusan komunikasi. Gw liat di kanan depan ada [Read More]

Motor hondaku

Kadang gw kasihan liat motor Honda gw sendiri, hampir-hampir gak di rawat, di service dan di mandiin jg jarang. [Read More]

Maaf Aku Mencintaimu

Sebelum perkenalan dengannya Hidup ku sangat lah berjalan dengan baik, Aku Mempunyai keluarga, Sahabat, Karir, dan [Read More]

Aku Naik Haji

TEPAT pukul 15.45 Wib sore, pesawat terbangku baru tinggal landas meninggalkan Kota Palembang. Bandara Sultan Mahmud [Read More]

Ibda Binafsika

PAGI ini terasa sangat dingin sekali. Namun, tak menyurutkan niatku untuk mengambil wudhu, walau sedingin apa pun air [Read More]

Di Penghujung Tahun

Penghujung tahun akan segera tiba, namun apakah yang telah kita lakukan di tahun ini telah memiliki arti dalam [Read More]

My soulmate

Kurang nyaman sich kalau di kaitkan dengan budaya timur dimana kaum perempuan harusnya ada dalam posisi [Read More]

Pohon Nangka Tua

Tahun 1980 an daerah tempat tinggalku belum seramai sekarang. Masih sepi dan diliputi kisah mistik penduduknya. Setiap [Read More]

om….pimpaalaium….gammmbren

kosong…bukan berarti tidak bertempat. kosong di dipikiran termasuk mencapai dimensi lain dimana dunia bebas dari [Read More]