Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Sajak seorang Pelarian II

Sampaikan salamku
Pada Nusa Ina, Pulau Ibu
Pada tanah Ambon yang menangis
Beta kini sudah jauh berlayar
Biar beta kirim kapata dari Jawa
Dan Anak Istri
Tempat melukis luka hati
Beta bawa jua
Karena maut bisa saja menjemput mereka
Tanpa permisi dan erang kesakitan
Angkara terus membara
Membakar kota jadi air mata
Dan sekian dendam
Masih saja kalian tanam dengan sadar
di dasar hati
Setan cakalele
Merobek robek keanggunan Pela Gandong yang nirmala
Langit runtuh
Udara keruh
Darah muncrat bagai air di Salahutu
Dan beta ingin tahu
Siapa
Siapa yang menyuruhmu
Membunuh Pattimura pattimura muda ?

========================================
Pengirim : Dino F. Umahuk
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Sajak Seorang Pelarian I
  2. Sajak seorang Pelarian III
  3. Sajak seorang Pelarian IV
  4. Sajak seorang Pelarian VI
  5. Sajak seorang pelarian nya D.F Umahuk.
  6. Menuju Tanah Air
  7. Sajak Pelarian VII
  8. Sajak Sakit Hati
  9. Menuju Tanah Asal
  10. Beta Mesti Tulis Apa

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]