Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Wanita Senja dan Selingkuh Malam

Wanita senja di batas jingga
Tersamar gaun hitam selingkuhan malam
Menggerutu…
Berontak…
Dan berteriak memaki,
” Jalang,aku muak gemulaimu
Aku tak butuh senyum getirmu
Kalau kau tahu,
Gaunmu tak secantik rona pipi keriputku,
kau pasti akan melaknat dirimu
Wanita senja mencibir
Mengusir selingkuhan malam
yang lunglai terhimpit malu dan dendam
Percikan amarahnya menyisakan serpihan bening air mata
Sambil berkata,
Peyot,begitupun aku
Aku muak dengan ulah genitmu
Bersolek meski sadar tak lagi cantik
Coba tanya pada kakek sungai yang tak lagi gagah
karena berbelepot kotoran
Ia kini ogah kau pandang”
Wanita senja dan selingkuhan malam saling pandang
Dengan geram yang menumpuk di ubun ubun
Namun hanya itu yang bisa mereka lakukan
tanpa bisa mencakar,tanpa bisa menendang
Hanya saling kutuk dan mncaci
Seandainya mereka sadar, mereka dalah pasangan
Mau melihat cela masing masing tanpa mengabaikan keindahan, mungkin mereka akan berdampingan tanpa perang kata

========================================
Pengirim : Ann
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Wanita dan Malam
  2. Senja Untuk Kamu
  3. Wanita Merindu
  4. Senja yang Hilang
  5. Wanita ini adalah diam
  6. Selingkuh
  7. Aku adalah Wanita Itu
  8. Senja di Tangkahan
  9. Wanita berkain lusuh
  10. Senja Tamaram
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]