Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Long March Senopati XIX

Pagi masih buta…
Semburat merah fajar menghiasi timur
mengingatkanku akan sesuatu yang berlalu
begitu cepat

Bintang fajar cemerlang…
mengirimkan setangkup harapan
yang kan dijelang
pasti kan datang

Jatiluhur Purwakarta
siang ini panasmu sangat garang
kutapaki jalanan panas panjang
gapai tujuanku sesuai harapan

Bermandi peluh berhiaskan hujan
bertemankan rumput dan kerikil jalanan
perjalanan sangat panjang
sungguh sangat melelahkan

Perlahan mata dewa mengintip di ufuk barat
berselimutkan jingga awan yang berarak
perjalananku belum usai…
mulai kuturuni bukit terjal berliku…

Menjelang maghrib sampai aku di kaki bukit
kurasakan berat kaki melangkah
namun secercah harapan mulai nampak
Stasiun Bumi di depan mata

========================================
Pengirim : Bony Suryono
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Kamu, Laut dan Camar
  2. Aku, Dia, dan Sore yang Panjan
  3. Belajar Menjauh
  4. DEWA,Tadi Malam
  5. Monolog Penantian
  6. Senja Itu Akan Selalu Jingga
  7. Bersatu dengan Kireinanisa
  8. Tak Selalu Tuhan
  9. Keheningan Malam
  10. Sisa Airmata Seulawah
Previous Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]