Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Doa Seorang Serdadu Usai Tsunami

Sajak Dino F. Umahuk

Tuhan
Mengapa air bah itu kau timpakan kepada kami
Padahal di sini tak ada Nuh
Mengapa murka kau timpakan kepada kami
Padahal kami sedang terlena dalam dosa
Padahal kami sedang asyik menindas saudara saudara kami
Dan tak satupun perahu yang Kau suruh kami buat
Selain beratus ratus tank, dan truk
Juga berjenis jenis senapan yang kami siagakan siang malam
Sambil mengutil separuh dananya buat ongkos belanja dan jalan jalan
Anak isteri ke luar negeri

Ya Tuhan
Mengapa duka itu kau tiupkan kepada kami
Tanpa mengutus seorangpun agen untuk memberitahu kami
Agar kami waspada dan tak binasa
Padahal intelijen kami sebegitu banyaknya
Padahal kami sungguh sungguh sangat canggih memproduksi isu
Bagi keselamatan nyawa nyawa yang tak mau bayar upeti
Atau membersihkan pos ronda

Tuhan
Aku rasa kau sedang bercanda saja
Atau sengaja memperingan tugas kami dengan tsunami itu
Agar kami tak capek capek menggelar operasi
Pun membuka peluang bagi hegemoni kami atas negeri ini
Dengan belanja dan akses militer yang lebih kukuh
Menggerogoti tulang dan darah rakyat sendiri

Ya Tuhan
Selamatkanlah kami para serdadu ini dari murka Mu
Dan biarkan kami mencuri sedikit kuasaMu
Untuk membinasakan anak negeri
Juga mereka yang tengah menderita di Aceh

========================================
Pengirim : Dino F. Umahuk
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Jeritan Tsunami
  2. Doa Untuk Aceh dan Tsunami Victims Part I
  3. Tsunami Di Serambi Mekah
  4. Tsunami Itu
  5. Mimpi Tak Usai
  6. Seorang Teman
  7. Tragedi Tsunami
  8. Surat Seorang TKW
  9. Serambi Mekah Terbelah
  10. Malam qodar
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]