Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Kadang Bahkan Sering

Tak bisa terungkap itu kata yang mabuk menenggak anggur darinya, dari sari senyumnya nan keras
Dari seseorang yang serasa terus menyebut namaku; mengafsun
Kertas kertas ku banyak yang kesepian tidak digerayangi symbol simbol grafik sekelumit bahasa
Tintaku masih penuh, seolah terisolasi setelah patah
hati
Hanya
Hanya terkadang tiba tiba angin – sebuah jamuan lain – merasuk
Membuat kata kata jadi racauan – sebelum angin mengenalkan diri lewat hembus halusnya bahwa ia hendak mengirimkan resi wanita yang itu …
Wanita yang … oah … karena iba , ikut gelisah menyaksikan ku diam seperti pohon tua yang kan reras (ketika angin pergi lagi, dedaunan telah berserakan di tanah)

Kampoes Kuningan, 03 Juli 2004

========================================
Pengirim : yulianto tito
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Kadang kadang aku berfikir tentang Cinta
  2. Maya 2
  3. Kadang Kadang
  4. Madhura Tapa
  5. Kadang
  6. Wajah Kekasihku
  7. Senjakoe
  8. WHIMETZA..
  9. Bersama Dia yang Telah Pergi
  10. Gelisah
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]