Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Hidup penuh kemungkinan

Adalah seorang pemuda yang bernama Very. Dalam lingkup masyarakatnya, dia tergolong pemuda yang tidak terlalu kaya. Ayah pemuda ini bekerja sebagai tukang becak. Dengan corak kehidupan semacam ini bisa dibayangkan bahwa popularitas merupakan sesuatu yang sulit untuk dipikirkan. Bukan hanya sulit, bahkan mungkin tidak pernah terbersit sedikitkpun dalam benak seorang Very. Tetapi apa yang sulit – bahkan tak pernah dipikirkan itu – ternyata justru menjadi sesuatu yang nyata dalam hidup Very. Dalam waktu tidak lebih dari tiga bulan – melalui akademi fantasi indosiar Very benar benar menjadi idola sekian banyak masyarakat Indonesia. Ketenaran ini sekaligus mengubah situasi keluarga Very yang miskin, menjadi keluarga yang berlimpahkan harta.
Di tempat lain, saya pernah berkenalan dengan seorang pelaku bisnis yang sangat kaya raya. Anak pertamanya sekolah di Amerika, sedangkan anak keduanya menempuh pendidikan di Australia. Dia sendiri bersama istrinya tidak jarang memanfaatkan kesempatan berlibur untuk bermalam dan berjalan jalan di Los Angeles, London, Swiss. Tetapi pola kehidupan semacam ini ternyata tidak berlangsung lama. Suatu saat istrinya terkena penyakit tumor yang ganas. Pelbagai upaya telah dilakukan tetapi tidak berhasil. Akhirnya sang istri meninggal dunia. Perjuangan belum berakhir. Anak pertamanya yang kuliah di Amerika dan kini telah kembali ke Indonesia, suatu saat harus berurusun dengan polisi karena kasus narkoba. Dua persoalan itu ternyata menjadi pemicu munculnya aneka masalah yang lain, yang datang silih berganti. Termasuk bisnis yang ditangani, kini telah hancur berantakan. Masalah yang bertumpuk tumpuk dan datang secara terus menerus pada akhirnya bukan hanya menggiring keluarga ini dalam penderitaan psikologis, melainkan juga penderitaan fisik. Kini keluarga ini tidak lagi hidup dalam kelimpahan harta. Sebaliknya mereka hidup dalam kemiskinan.
Peristiwa peristiwa yang senada dengan dua contoh di atas kiranya masih banyak. Point yang ingin saya katakan di sini adalah soal ketidak pastian hidup atau soal kemungkinan kemungkinan hidup. Barangkali GAMBAR DI SAMPING KIRI ATAS ini cukup representatif untuk melukiskan kenyataan hidup manusia. Hidup manusia itu penuh dengan kemungkinan. Hidup manusia itu penuh dengan ketidak pastian. Bahkan sampai pada titik tertentu dapat dikatakan bahwa “satu satunya kepastian dalam hidup manusia adalah ketidak pastian itu sendiri.” Atau “satu satunya yang mungkin dalam hidup manusia adalah kemungkinan kemungkinan itu sendiri.” Atau dalam bahasa yang agak teologis dikataan “hidup itu misteri” . Betapa tidak Paranormal yang katanya sangat piawai dalam membaca tanda tanda jaman, ternyata tidak mampu membuktikan apa yang dikatakannya. Hal yang sama – tetapi mungkin dengan cara yang berbeda juga terjadi pada Very dan pelaku bisnis yang saya contohkan di atas. Kita sendiri saya kira juga tidak bisa menentukan secara pasti skema hidup kita kelak. Singkatnya hidup manusia itu ternyata tidak sesederhana rumus rumus matematis (1+1=2, 2X3=6, ect). Sebalikna hidup manusia selalu berada dalam hamparan kemungkinan kemungkinan, dalam sebuah misteri. Dan fakta itulah yang akhirnya melahirkan butir butir pemikiran berikut ini:

Aku berpikir aku mengerti Engkau, Tuhan.
Aku berpikir aku mengerti Engkau.
Aku berpikir aku mengerti diriku.
Aku berpikir aku mengerti panggilanku.

Betapa bagus dan gamblang aku bayangkan.
Aku dapat bercerita kepada orang lainsegalanya tentang Engkau, tentang diriku, tentang panggilanku.

Namun kian jauh kutapaki jalan kehidupan, aku kian tak mengerti.
Engkau menghancur leburkan, satu demi satu, segala gagasan dan gambaranku.
Segalanya hilang lenyap dariku.
Engkau hilang lenyap, kian tak terjamah, kian tak terpahami.
Aku hilang lenyap.
Segala penalaranku, pembenaranku dan argumenku hilang lenyap.

Yang tersisa hanyalah rasa hambar dan kesunyian dan ketidak mampuan untuk mengerti.
Aku jauh terasing dari segala yang membuatku merasa aman.
Dari segalanya aku terbuang ke dalam kenekatan kasih yang bodoh.
Dan aku belum juga sampai ke suatu tempat pun.

Aku meraba raba dalam gelap malam.
Aku berputar putar dalam ruang hampa.
Aku merasakan jalanku dalam gelap, sambil berpaut erat pada pegangan tak tampak.

Dan toh:
Terima kasih karena Engkau tetap memukau aku.
Lapar dan haus akan Dikau, bagiku adalah santapan yang lebih nikmat dari segala hidangan yang tersaji di meja.
Engkau adalah Naungan yang lebih nyaman dari semua rumah di bumi.
Terima kasih karena Engkau membantu aku tetap berjalan dari sehari ke sehari.
Bahkan meski jalannya tak dapat kulihat, Engkau selalu menuntun aku selangkah lebih maju.

Oleh: Yohanes Agus Setyono

========================================
Pengirim : Yohanes Agus Setyono
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Hidup memang indah dan penuh cerita
  2. Makna Hidup
  3. Mengapa harus hidup
  4. Hidup Bukan Untuk Hidup
  5. Pesan Hidup
  6. Ketragisan ( Elaborasi Filosofis, Hidup sebagai Tragedi )
  7. Karena Hidup Hanya Sekali
  8. Makna Hidup
  9. Hidup
  10. Arti Hidup
Previous Topic:

Cerita sejenis

Beriman bukanlah kata-kata

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Penyakit jantung, stroke, dan penyakit periferal [Read More]

Kereta langit
Kereta langit

Konon kabarnya, di langit kita tinggallah seseorang. Ia mempunyai sebuah kereta yang siap diluncurkan kapan saja dan [Read More]

Negeriku

Ketika dunia sudah bertambah tua manusia malah semakin menjadi beramai ramai menghancurkan bumi tempat dia dilahirkan [Read More]

Kisah Frank

Rapat Direksi baru saja berakhir. Bob mulai bangkit berdiri dan menyenggol meja sehingga kopi tertumpah keatas catatan [Read More]

Sakit Hati

satu hal lagi yang kupelajari dari peristiwa sky is falling dan pembenarannya selain persimpangan adalah hakekat sebuah [Read More]

Sang Pemerkosa Menebus Dosa

Di suatu Koran Itali, muncullah berita pencarian orang yang istimewa 17 Mei 1992 di parkiran mobil ke 5 Wayeli (nama [Read More]

Penjara Pikiran

Di British Columbia, dibangun sebuah penjara baru untuk menggantikan penjara Fort Alcan lama yang sudah digunakan untuk [Read More]

Jendral yang selalu menang

Pada suatu zaman di Tiongkok, hiduplah seorang jenderal besar yang selalu menang dalam setiap pertempuran. Karena [Read More]

Sukses dalam tujuan

dalam hidup ini harus dapat menerima apa adanya Orang ingin sukses hendaknya pantang menyerah memusatkan tujuannya Niat [Read More]

Manusia yang baik

Bismillahirrohmanirrokhim Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh “ Manusia yang baik “ Dengan [Read More]