Dari sejak lahir, aku keturunan orang tua yang beragama Islam sehingga lambat laun, “Akupengen lebih atau secara dalam agama yang tumbuh dijiwaku”,itu aku pd waktu 14 taun soalnya ada usia 14 taun itulah aku meresapi bahwa agama Islam itu ada agama yang benar benar mengajarkandan juga mengajarkan untuk meninggalkan keburukan atau kenikmatan semata belaka.
Dunia ini banyaklah pesona namun membutakan maksudku adalah banyak banget sekiranya di dunia mengiurkan hati.Contohnya aja,harta,wanita,dan tahta. Jadi,tanpa pegangan atau pedoman di dunia pasti bakalan ngikuti arus, loh. Arus baek atau buruk. itu semua tergantung kita, apakah kuat menghadapi situasi yang menjadi di hadapan kita
Kembali lagi, pada topik diatas. dari situasi yang sulit banget untuk disikapi barulah aku sadar kalu aku memerlukan banget sebuah pedoman hidup. Pedoman yang aku pilih itu adalah Pedoman ajaran Islam, toh, lebih bijak dibandingkan dengan agama laen, ajaran yang tertulis di kitab suci Al Quran lebih pandai menyesuaikan zaman demi zaman, padahal ajaran kitab itu nggak pernah diubah oleh seorang ustadz.
Kalau kitab ajaran agama laen, sih, suka diubah supaya sezaman dengan lingkungan yang ada, tapi terserah, deh, gimana yang kamu yang milih. Soalnya aku nggak punya hak untiuk memaksa, gitu. Yup, seperti motto ajaran Islam, “Jangan memaksa orang lain masuk ke agama Islam soalnya Islam nggak mau masuk ke agama nya memaksa,tapidio dasarkan oleh Hati Nurani.
========================================
Pengirim : Adam Hussein
========================================
Related posts:











