Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Ratapan Anak Kusta

Rambe temanku, mati ditampar tsunami
Dawud abangku, mati ditembak tentara
Aminah adikku, mati diperkosa entah siapa
Mamak dan Bapak, hingga kini tak tentu nasibmu
Tumpukan mayat tak lagi bisa tuk kenali mukamu

Hamidah sepupuku, diculik pedagang dari Jakarta
Kinong sahabatku, jadi anak asuh di sana
Mamak dan Bapak, aku hidup sama siapa
Tak ada yang menoleh padaku
Kusta ini makin menjalar di kakiku
Duka ini makin menyesakkan napasku
Mamak, aku merindu senyummu
Bapak, aku butuh gendonganmu

Tuhan, aku ingin tsunami sekali lagi
Biar aku bisa mati tanpa dikenali
Sebab hiduppun tak dapat kunikmati
Mereka enyah, waktu melihat kaki

mataharitimoer
20 Januari 2005

========================================
Pengirim : mataharitimoer
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Ratapan Anak Tiri
  2. Ratapan pengemis
  3. Wanita Merindu
  4. Anak anak main politik
  5. Aku Anak Zamanku
  6. Ratapan langit yg berkarat itu
  7. Doa Anak Yatim
  8. Sajak Hipokrit
  9. Menggoda Anak Sersan Kepala
  10. Merinding Jakarta
Previous Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]