Asyik…….. hatiku berkata saat guru kelas kami memberitahukan bahwa seminggu lagi akan diadakan karyawisata ke Museum Fattahilah, Monas, dan Musium Gajah. Saat istirahat, temanku Lisa cerita padaku, bahwa Penta, teman sekelasku. Menyukaiku dan mau menyatakan rasa sayangnya padaku. Hatiku berdetak kencang.Tanda tak percaya Memang, sejak dulu aku telah menyukainya. Itulah yang harus aku bilang. Teman dekatnya, Galih. juga berkata begitu. Pikirku, Mungkin mereka hanya bercanda saja. Tapi kalau dipikir pikir, memang rasanya dia sudah menyukaiku sejak dulu. Karena dia pernah meneleponku saat mamaku operasi. Pikirku, ini orang care banget yach ? Tapi sayang, saat itu aku berada di rumah sakit menunggu mamaku operasi. Akhirnya hari karyawisata pun tiba. Pagi pagi benar aku sudah bangun.Aku bersiap siap untuk mandi. Mamaku bilang, ” Kok tumben bangunnya pagi ? ” Sampai disekolah, ternyata dia sudah sampai. Setelah berdoa, kami langsung menuju ke lapangan parkir dimana tempat bus bus besar yang akan mengantar kami pergi jalan jalan.Perjalanan cukup lama membuat kami bosan di bus. Jalan jalan keliling Jakarta ternyata menyenangkan Kita bisa tahu tempat tempat bersejarah di Jakarta. Tak terasa, hari sudah menjelang sore, Kami kembali ke sekolah. Satu persatu anak anak turun dari bus yang kami tumpangi tadi. Saat aku turun dari bus. Penta langsung bicara padaku dia menyukaiku sejak dulu dan memintaku jadi kekasih nya. Teman temanku yang menyaksikannya menyoraki kami. Tapi dia berkata lagi, kami akan baru mulai menjalin kasih pada saat SMP nanti. Tapi Tuhan mengatakan lain. Papa ku sudah punya rencana memindahkan aku. Ke sekolah lain yang memang mutu belajar nya lebih baik dari sekolah sekarang. Karena kami akan menjalani ujian lulus SD beberapa bulan lagi. Mendengar itu, aku sangat kaget karena kami takut berpisah. Kata temannya sih, kalau sampai aku pindah sekolah, dia akan mencari pacar lagi.Coba kamu bayangkan, cewek mana yang mau kehilangan kekasihnya. Pasti tidak ada. Aku akan berusaha semampuku untuk tidak masuk kesana. Beberapa minggu yang lalu, aku menjalani tes di sekolah itu. Dan kemarin aku mendapat surat bahwa aku diterima di sekolah itu. Aku sangat sedih membacanya. Aku bercerita pada temanku dan dia berjanji tidak akan memberitahu Penta karena aku takut bisa mengganggu pelajarannya. Tapi akhirnya dia bercerita pada Penta. Dia kaget tak percaya. Aku minta dengan sangat pada para pembaca cerpen ku tentang komentar dan solusi nya. Terima Kasih
========================================
Pengirim : mooks_gurl
========================================
Related posts:











