Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Wednesday February 8th 2012

Hidup Kami

Kami raih lagi asa itu, entah sudah berapa ribu kali
Terlepas dengan ribuan alasan juga, lalu sampai kapan
Hidup ini mencoba bersandar pada tembok yang kokoh
Namun sang waktu semakin tua saja, semakin tak kuasa
Menahan hempasan laju budaya tanpa makna
Meruntuhkan tembok tembok hidup yang perkasa

Lalu kemana lagi tempat tuk bertahan
Dari hujaman peluru informasi tanpa arti
Dari hantaman rasa bersalah yang berdosa
Dari rasa malu kita sebagai manusia yang …
Ah, tak ada satupun kata yang tersirat
Melihat, mendengar, merasakan apa yang terjadi
Membuat hamba Mu semakin tak mengerti
Apa yang sebenarnya Kau mau

Mengapa Kau berikan anugrah itu
Bila banyak hamba Mu yang tak mau menerimanya
Dan mengapa Kau berikan mereka kuasa
Atas tanggung jawab yang mereka tidak mau tahu
Lalu apa artinya hamba Mu yang sedikit ini

Memang, inilah ujian, pengorbanan, perjuangan, … pilihan
Dari Mu sang dalang semesta
Untuk kami lihat, dengar, rasakan bodohnya realita yang ada
Bila tanpa pedoman dari Mu
Akan kami pastikan diri tuk keluar dari dimensi dimensi ini
Unutk menjadi sesuatu Mu yang sejati

========================================
Pengirim : Piet
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Luka Kami
  2. Mereka Bilang Kami Kiri
  3. Padamu kami sandarkan harapan
  4. Malam qodar
  5. Jangan Tanya Dimana Tanah Kami
  6. Wacana Hidup
  7. Puisi Untuk Sahabat
  8. Kami Ingin Matahari
  9. Kamu harus ikut kami
  10. Kami Putra Maluku
Previous Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]