Kami raih lagi asa itu, entah sudah berapa ribu kali
Terlepas dengan ribuan alasan juga, lalu sampai kapan
Hidup ini mencoba bersandar pada tembok yang kokoh
Namun sang waktu semakin tua saja, semakin tak kuasa
Menahan hempasan laju budaya tanpa makna
Meruntuhkan tembok tembok hidup yang perkasa
Lalu kemana lagi tempat tuk bertahan
Dari hujaman peluru informasi tanpa arti
Dari hantaman rasa bersalah yang berdosa
Dari rasa malu kita sebagai manusia yang …
Ah, tak ada satupun kata yang tersirat
Melihat, mendengar, merasakan apa yang terjadi
Membuat hamba Mu semakin tak mengerti
Apa yang sebenarnya Kau mau
Mengapa Kau berikan anugrah itu
Bila banyak hamba Mu yang tak mau menerimanya
Dan mengapa Kau berikan mereka kuasa
Atas tanggung jawab yang mereka tidak mau tahu
Lalu apa artinya hamba Mu yang sedikit ini
Memang, inilah ujian, pengorbanan, perjuangan, … pilihan
Dari Mu sang dalang semesta
Untuk kami lihat, dengar, rasakan bodohnya realita yang ada
Bila tanpa pedoman dari Mu
Akan kami pastikan diri tuk keluar dari dimensi dimensi ini
Unutk menjadi sesuatu Mu yang sejati
========================================
Pengirim : Piet
========================================
Related posts:











