Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Wednesday February 8th 2012

Ada BAYU di sini

Pagi ini kulihat bayu merangkak pergi
Melambai mesra pada taufan kabir
Entah mengapa ada sepi pada mentari
Saat tabir terbuka, tersenyum dan menanti
Kenapa manusia tak ingin mati
Saat semua senyawa menjerit
Kenapa manusia menghindar pergi
Saat ingat dosanya setinggi langit
Kenapa manusia berlalu menangis
Saat ia tahu bahwa ia salah tadi
Kenapa manusia meratap sedih
Saat mengerti bahwa yang kekal abadi tak ada lagi
Manusia…
Kau dan Aku juga…
Manusia…
Merintih dan menangisi cinta…
Manusia…
Ternyata berhati juga…
Tapi kali ini tidak…
Saat tangisan darah melanda bah…
Saat deburan hati berpacu melewati cahaya…
Saat kekejaman tak lagi mengiba…
Yang ada hanya…
Pedih…
Duka…
Jerit…
Dan kecewa…
Manusia – Manusia…
Manusia bertopeng srigala

========================================
Pengirim : Kaniz Nafisa
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Pengobatan tradisional oleh bpk GUS BAYU SUSANTO
  2. Bolehkah Aku Mati di Sini?
  3. Berhenti Di Sini
  4. Puisiku Putus di Sini
  5. Aku Masih di sini
  6. Pergilah Kau
  7. Mencari Cinta
  8. Kala Aku Sendiri
  9. Jurang Di Belakang Kaki Manusia
  10. Maafkan Aku
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]