Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Wednesday February 8th 2012

Apa Salahku

paparan duka bosan tak menghantam
tamparan prahara acapkali menerjang
jiwaku lemah lumpuh laksana tak bertulang
hingga tersungkurlah diriku di hadapNya

pusaran nestapa dengan kejamnya
menerjang, menghantam, dan menghajar

kucoba gapai harapan yang melayang di sana
harapan indah yang berselimutkan semu

kucoba hentakkan tiap kehidupan yang menghantam
hidup yang samar tapi menyiksa
hidup yang indah tapi melara
bahkan hidup mampu hilangkan karsa

di terendah sastra
kucoba selimutkan diri
selimutkan diri yang penuh riangan
riangan yang ramai tapi mengena

di ambang asa
ku hanya mampu teteskan luh soca yang merana
luh soca yang menjadi bukti
luh soca yang menghapus segala riakan benciku

========================================
Pengirim : eric stenly
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Apa Salahku
  2. Harapan
  3. Nito, Berharap Cemas
  4. Maafkan Cintaku….
  5. Ketika Hujan Tak Menjatuhkan Air
  6. Khotbah diri
  7. Aku Bertemu Denganmu
  8. Indahnya Cerita Cinta
  9. Ah, Kau
  10. Lukisan Kusut Masai
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]