Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Kita Tak Seperti Mereka

Kita buat puisi
Tapi tetap saja tragedi itu menyengat kepala mereka
Dan kita tak benar benar bisa merasakannya

Kita buat nyanyian
Tapi tetap saja tragedi itu menghimpit hati mereka
Dan kita tak benar benar bisa merasakannya

Kita buat esai
Tapi tetap saja tragedi itu memendam hidup mereka
Dan kita tak benar benar bisa merasakannya

Kita buat novel
Tapi tetap saja tragedi itu menghancurkan impian mereka
Dan kita tak benar benar bisa merasakannya

Kita buat komik
Kita buat pentas
Kita buat iklan
Sekalipun
Kita hanya bisa menyampaikan simpati
Kita hanya bisa ikut ikutan berduka
Tetap saja korban gempa dan tsunami hanyalah mereka
Sedangkan kita tak benar benar bisa merasakannya

Cihideung, 1 Maret 2005

========================================
Pengirim : mataharitimoer
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Aku Ingin Seperti Mereka
  2. Kita satu Bangsa
  3. Apakah Kita Lebih Bijaksana dari Mereka ?
  4. Hegemoni: Mereka yang Menari
  5. Hegemoni: Mereka yang Menari
  6. Bom Bali
  7. Mereka Bilang Kami Kiri
  8. Aku, kamu, mereka dan cintaku
  9. Mereka Menciumku Dua Kali
  10. Kita dan apa yang kita rasa
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]