Sipilis yang diderita seorang ibu hamil seringkali menulari janin yang terdapat dalam rahim ibu tersebut. Jika setelah lahir tidak segera dilakukan tes, maka bayi tersebut kemungkinan besar akan mengalami masalah infeksi yang lebih kompleks di kemudian hari. Untuk itulah tes darah yang akurat dan cepat dikembangkan.
Dua buah tes darah yang baru, bisa menentukan secara akurat dan cepat apakah bayi baru lahir menderita sipilis bawaan atau tidak. Kedua tes yang dikembangkan oleh Pusat Kesehatan Southwestern Universitas Texas meliputi tes immunoglobin M (IgM) immunoblotting dan reaksi rantai polimerase (PCR). Kedua tes ini mendeteksi semua kasus sistem saraf pusat infeksi sipilis dalam kelompok 148 bayi baru lahir yang ibunya terinfeksi sipilis selama tahun 1989 sampai 1999.
Penelitian ini muncul dalam jurnal New England Journal of Medicine.
Saat ini, tes laboratorium yang paling akurat untuk mendeteksi sipilis pada bayi yang baru dilahirkan membutuhkan waktu tiga bulan untuk melihat masa inkubasi virus tersebut.
Wanita hamil penderita sipilis mempunyai kemungkinan 60% sampai 80% janinnya akan terinfeksi. Bayi yang dilahirkan dari ibu penderita sipilis biasanya harus tinggal di rumah sakit sedikitnya 10 hari untuk mendapatkan suntikan penisilin beberapa kali sehari. Hal ini disebabkan karena pemeriksaan fisik dan tes laboratorium konvensional tidak bisa mendeteksi semua kasus sipilis pada bayi baru lahir.
“Perkembangan tes baru untuk mendiagnosa sipilis bawaan dan menentukan infeksi sistem saraf pusat benar benar sangat penting, mengingat banyak bayi yang baru lahir terinfeksi sipilis tanpa bukti bukti klinik dan laboratorium mengenai infeksi ini. Dan jika mereka tidak dirawat dengan benar, maka mungkin di masa mendatang akan mengalami perkembangan yang rumit, biasanya terjadi sekitar masa puber,” kata peneliti senior Dr. Pablo Sanchez, profesor masalah anak di Universitas Southweestern Texas.
“Yang sama pentingnya adalah mengenali bayi mana yang mungkin tidak menderita infeksi sistem saraf pusat, karena pengetahuan ini membuat kita tahu cara merawat bayi dengan hanya memberi satu dosis suntikan penisilin daripada harus memberi 10 hari suntikan penisilin,” kata Sanchez.
“Ini artinya akan mengurangi biaya kesehatan dan adanya potensi komplikasi setelah dibawa pulang ke rumah setelah 48 jam di rumah sakit. Tetapi yang paling perlu dilakukan adalah menghindari bayi menderita sipilis, dan hal ini bisa dilakukan dengan cara merawat diri ibu sebelum melahirkan.” katanya.
========================================
Pengirim : dana
========================================
Related posts:











