Kala aku menatap jauh ke dalam matamu
Aku melihat suatu tatapan kosong yang menatap kembali ke arahku
Mengartikan kekecewaan atas ketidak berdayaanku
Untuk merangkul, meraih dan membalas cintamu
Saat itu kurasakan kegetiran
Pahit tanpa sedikit pun penawar
Andainya aku bisa memberikan
Sedikit cinta agar tiada lagi terasa hambar
Akan tetapi apalah indahnya cinta yang terbagi dua untukmu?
Itu bukan sesuatu yang kuharapkan bagimu
Cinta suci, tulus dan tersembahkan hanya untukmu
Itulah sesungguhnya yang kudambakan bagimu
Kembangkan senyummu, wahai dambaanku
Berbagialah selalu, wahai kekasih hatiku
Jalani hidupmu seperti kita tiada pernah bertemu
Walau aku mohon jangan pernah kau lupakan aku..
S70, Jakarta, 13 Juni 2005, selewat pkl. 16
========================================
Pengirim : Dhora
========================================
Related posts:











