Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Jangan Lupakan Aku

Kala aku menatap jauh ke dalam matamu
Aku melihat suatu tatapan kosong yang menatap kembali ke arahku
Mengartikan kekecewaan atas ketidak berdayaanku
Untuk merangkul, meraih dan membalas cintamu

Saat itu kurasakan kegetiran
Pahit tanpa sedikit pun penawar
Andainya aku bisa memberikan
Sedikit cinta agar tiada lagi terasa hambar

Akan tetapi apalah indahnya cinta yang terbagi dua untukmu?
Itu bukan sesuatu yang kuharapkan bagimu
Cinta suci, tulus dan tersembahkan hanya untukmu
Itulah sesungguhnya yang kudambakan bagimu

Kembangkan senyummu, wahai dambaanku
Berbagialah selalu, wahai kekasih hatiku
Jalani hidupmu seperti kita tiada pernah bertemu
Walau aku mohon jangan pernah kau lupakan aku..

S70, Jakarta, 13 Juni 2005, selewat pkl. 16

========================================
Pengirim : Dhora
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Jangan lupakan kebaikan orang lain
  2. Jangan Lupakan Cinta
  3. Doaku untukmu kasih
  4. Jangan pernah salahkan Cinta
  5. Jangan Pernah
  6. Buat Anggi Puspitaku Sayang
  7. Lupakan
  8. Aku Wanita
  9. Jangan salah Pilih
  10. Jangan Pernah Katakan
Previous Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]