keremangan ini
mengajakku berbicara
tentang
rasa
ah, ku pikir
rasa hanyalah sebuah
rasa
tak perlu di bahas lebih jauh.
tapi keremangan ini
ternyata nekat menghadirkan
sebuah
rasa
rasa yang menelikung
ketika hati (mungkin)
(hampir) sekarat.
keremangan ini masih saja
berceloteh
tentang
rasa
padahal rasa rasa itu,
mereka telah
tak ku pedulikan.
dan ketika keremangan
telah lelah menguak
rasa (lagi )
lega, barangkali jengah
tinggal ku halau saja
dan ku ajak hatiku
bercengkrama lagi
tapi astaga
rasa itu:
telah berbaur dalam keakuanku
========================================
Pengirim : Rhe
========================================
Related posts:











