“socrates pernah berujar: seorang filsafat yang benar itu adalah tidak merasa tahu”..
hampir 2000 abad yang lalu socrates berujar dengan kata kata seperti itu. sampai sekarang hawa perkataannya serasa masih 5 detik yang lalu..
seorang sophis di yunani dahulu kala adalah sekelompok intelek penganut ajaran filsafat yang berjalan dari rumah kerumah untuk mengajarkan masyarakat tentang pengetahuan. biasanya seorang sophis begitu bangga dengan pengetahuan yang dimilikinya dan akan berkata “aku adalah seorang cerdas”. bahkan setelah mengajar, mereka akan meminta bayaran atau imbalan.
seorang socrates juga penganut filsafat, tetapi socrates mengklaim dirinya bukan bagian dari sophis (penjilat uang berbingkai ilmu).
bahkan dalam beberapa perjalanan kehidupannya, socrates banyak bertentangan dengan kebanyakan sophis.
nah, yang ingin kita petik hikmah dari seorang socrates adalah keteguhan hati nuraninya untuk mempertahankan prinsip kebenaran yang dianutnya. tidak menggadaikan pada segepok uang, tidak takut pada penguasa bahkan rela menjual nyawa demi kepentingan pengetahuan yang dimiliknya.konon socrates dipaksa untuk meminum racun karena menolak asas filsafat alam yang telah lama diagungkan oleh sekelompok sophis..
entahlah kawan..
apakah masih ada sosok sosok socrates muda pada zaman kini yang dengan keteguhan hatinya mampu untuk mengorbankan semua yang dimiliki untuk kepentingan ilmu semata?
saya belum siap untuk jadi seorang socrates.
bukan karena takut mati, tapi memang saya tidak pantas untuk jadi seorang “socrates”.
mungkin anda bisa….
========================================
Pengirim : irfan
========================================
Related posts:











