Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Kasih Ibu Pada Anaknya

Pada dahulu kala hiduplah seorang anak yatim dan ibunya didesa dekat
pantai, anak yatim itu dan juga ibunya hidup sangat miskin, anak yatim
itu bernama Mamad. Pada suatu saat Mamad dan ibunya pergi ke hutan
untuk mencari kayu bakar, pada saat keluar dari hutan ada para perampok
kayu bakar, disana mereka menunggu orang yang membawa kayu bakar
dari hutan untuk diambil, karena kayu bakar mempunayai harga jual yang tinggi.
Pada saat keluar Mamad yang umur masih 12 tahun ini dihajar hingga
babak belur oleh anak anak berumur 17 23 tahun ini, dan oleh ibunya di bawalah
Mamad ke rumahnya untuk diobati.

Pada saat setelah diobati, Mamad sangat kesal dan benci dengan para
perampok kayu bakar tadi, si Mamad ingin membalas perbuatan mereka,
tapi berhasil di hentikan oleh ibunya, kata ibunya Mamad adalah anak
satu satunya dan sangat disayang oleh ibunya, Mamad selalu sayang
kepada ibunya, dan akan selalu menjaganya apapun yang terjadi, itulah
sumpahnya.

Keesokan harinya, Mamad disuruh oleh ibunya untuk pergi ke pasar
Mamad pergi ke pasar, dan bertemu dengan perampok yang kemarin
merampoknya, Mamad langsung saja mengajak mereka berantem, tapi
berhasil dilerai oleh tukang penjual daging, katanya para perampok itu
bersenjata tajam, akhirnya Mamad menurunkan niatnya, dan Mamad
pulang dengan membawa daging yang diberikan oleh tukang penjual
daging dengan gratis.

Mamad dan ibunya pergi ke kapal untuk bertransmigrasi. Pada saat malam
hari Mamad menggigil kedinginan, dan ibunya memeluknya agar ia tidak
kedinginan. Pada saat pagi hari Mamad kelaparan, lalu ibunya punya sepotong
roti, dan pada akhirnya ibunya memberikannya, lalu di kapal Mamad dan ibunya
bertemu dengan kakek yang matanya buta, ia kelaparan dan Mamad
memberikannya roti yang hanya tinggal satu.

Mamad dan ibunya tiba dipulau Irian jaya, lalu ibunya segera
mencari tempat untuk mereka tinggal, ibunya berkerja keras agar bisa mendapatkan penghasilan dan mencari tempat, dan pada saat itu Mamad sakit, tapi ibunya ber
juang keras agar Mamad sembuh, pada saat hujan yang sangat deras,
dan pada saat itulah Mamad meninggal dunia, ibunya terus menemaninya,
dan akhirnya ibunya juga meninggal dunia, karena tidak pernah makan, dan
selalu memikirkan Mamad.

========================================
Pengirim : Galih trias farobi
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Kasih Ibu Kepada Anaknya
  2. Masukin
  3. Kasih Seorang Anak Kecil
  4. Dari ayah untuk Anaknya
  5. Sudah Bosankah Alam Pada Kita?
  6. Kasih
  7. Simpatik pada orang yg salah
  8. Pada Suatu Tangisan
  9. Mengapa bocah bocah pada bunuh diri ?
  10. Kasih Ibu
Next Topic:

Cerita sejenis

Teman ?

Awalnya pertemanan kita cukup sehat ..kita sahabatan..ada gw sendiri(tika),ada [Read More]

Mata Kuliah “Politik Cinta”

Mata kuliah politik, pertemuan pertama. Jurusan gw di gabung sama jurusan komunikasi. Gw liat di kanan depan ada [Read More]

Motor hondaku

Kadang gw kasihan liat motor Honda gw sendiri, hampir-hampir gak di rawat, di service dan di mandiin jg jarang. [Read More]

Maaf Aku Mencintaimu

Sebelum perkenalan dengannya Hidup ku sangat lah berjalan dengan baik, Aku Mempunyai keluarga, Sahabat, Karir, dan [Read More]

Aku Naik Haji

TEPAT pukul 15.45 Wib sore, pesawat terbangku baru tinggal landas meninggalkan Kota Palembang. Bandara Sultan Mahmud [Read More]

Ibda Binafsika

PAGI ini terasa sangat dingin sekali. Namun, tak menyurutkan niatku untuk mengambil wudhu, walau sedingin apa pun air [Read More]

Di Penghujung Tahun

Penghujung tahun akan segera tiba, namun apakah yang telah kita lakukan di tahun ini telah memiliki arti dalam [Read More]

My soulmate

Kurang nyaman sich kalau di kaitkan dengan budaya timur dimana kaum perempuan harusnya ada dalam posisi [Read More]

Pohon Nangka Tua

Tahun 1980 an daerah tempat tinggalku belum seramai sekarang. Masih sepi dan diliputi kisah mistik penduduknya. Setiap [Read More]

om….pimpaalaium….gammmbren

kosong…bukan berarti tidak bertempat. kosong di dipikiran termasuk mencapai dimensi lain dimana dunia bebas dari [Read More]