Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Tuesday February 7th 2012

Kini

Kini……
Hujan bisa menari
kini…..
Awan bisa berbisik

Kini, masih mengenangnya
kini, terus mengingat dan melaluinya
hanya kini,
terus bicara pada matahari dimalam hari
dan tertawa pada rembulan di siang hari
Kini, aku menjadi insan tak berperi

Untaian kata kata dan airmata
Kini menjadi permata yang menggantung di leher batas khatulistiwa
Yang membuat percikan yang bersemburat di kaki jingga

Kini……
Aku tak lagi menanti
Aku hanya menemani cermin langit mengisi hari
hanya saja aku tak ingin mati
menemani, kini
Yang selalu saja kulalui hanya menanti
tanpa mengikuti jejaknya lagi.

========================================
Pengirim : Pivin
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Aku Kini Sendiri
  2. Kini
  3. Kini
  4. Jejak ayahku kini
  5. Hegemoni: Mereka yang Menari
  6. Hegemoni: Mereka yang Menari
  7. Kulepas Kau Kini
  8. Puisiku Kini Bisu
  9. Mutiara dalam Kenangan
  10. Sebuah Hati Kini Lunglai
Next Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]