Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Wednesday February 8th 2012

Menunggu mu

Saat sepi datang lenyapkan kegundauan
Disaat kamu memeluk dengan genggaman
Pra orang lain mengancam
Terbangun aku di hempas nafasmu

Tergores aku
Menyangka dirimu akan baik baik saja
Menghilang tanpa suara ataupun angin
Tragis Namun sepi aku rasakan

Disini tempatku untuk berteduh
Dan disini tempatku untuk bernapas
Bumi, Lautan , Alam dan Seisinya
Menjadikan aku untuk terus menunggumu

Tangisan seolah olah ingin membantunya
Menderaken air mata untuk bisa berhenti
Sepertinya tidak bisa…..dan tak akan bisa?
Disini aku berlindung dibawah
Tempatnya aku bersandar
Aku tetap selalu ingin menunggumu
Disaat ajalku menanti

Mulut adalah lebih bermakna dari pada
pedang, dan tak lebih dari itu cinta ini di
Pertahankan ..Kenapa?
Hanya kepadanya mulut ini
Terasa terkunci dan seakan akan
Surya mau tenggelam dari lembah bumi ini

========================================
Pengirim : jhonmemed
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Menunggu Kereta Syurga
  2. Menunggu
  3. Menanti sebuah jawabam
  4. Setia menunggu
  5. REUNI
  6. Masih Menunggu
  7. Menunggu Kekasih Hati
  8. Rindu
  9. Kalah lagi
  10. Menunggu
Next Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]