Begitu banyak iklan yang menurutku, sangat menyesatkan masyarakat. Gimana enggak, sampai anak anakkupun ikut ikutan latah mau me rebonding rambut mamanya (gue hehe). Itu terjadi waktu barusan kepalaku sakit banget dan minta tolong, “tolong dong sayang kepala mama dikasih lidah buaya yang dingin dan dipijit, mama sakit nih.”
Kedua anakku yang manis itupun mulai mengerjai rambutku, dikucek kucek, diobok obok, ah ditarik tarik juga nggak apa apa, malah u enak.
Sedang asyik menikmati tangan tangan halus putraku, anakku yang besar (Ufi) ngomong: “nah kan cantik rambut mama direbonding, nggak brekele lagee…” lalu mereka ketawa ketiwi, dapat mainan baru, abis jarang banget aku bisa sakit kepala kaya begini (jatahnya hanya 3 kali setahun hehe) dan mereka punya kesempatan mengobok obok kepala mama.
“Emang direbonding diapain sih nak?”
“Ya itu ma, dilurusin, biar cakep, dikasih lidah buaya jadi lurus nih, kaya rebonding.”
“Cakep? emang rambut keriting, ikal ato kriwil itu nggak cakep?”
“Cakep sih kalo pendek kaya rambut mama, tapi kalau panjang bagusnya lurus, kaya yang di tivi itu lo ma… ”
Oh my God Anak kelas lima esde sudah bisa menilai nilai rambut perempuan, termakan iklan nih anak. Jangan jangan mereka bilang rambut ikalku cakep kalau pendek karena takut dipelototi…nah tuh kan…
“Nah rambut mama udah nggak brekele lagi.” (Dibilang gak brekele )
“Pala mama nih masih sakit, mikirin anak anak sekarang, payah Cantik itu nak, bukan karena rambutnya panjang lurus, hitam, itu kan kata iklan. Ada orang yang cantik dengan rambut ikal, kribo, lurus, bahkan kaya lidi kaya rambut Ufi ini… Malah ada yang cakep kalo botak kaya Uqan…”
“Huuu…mama aja yang botak ”
“Benar sayang, tuh si Marcell botak cakep, yang lagu mendendam itu…kalian jangan percaya semua yang dikatakan iklan ya, mereka kan jualan. Tuhan telah menciptakan makhluknya beragam bentuk, beragam suku bangsa dengan ciri khasnya masing masing. Daya tarik yang berbeda beda. Dan kalian tahu apa yang paling cantik?”
“Apa ma?” tanya anak anakku serentak.”
“Hati yang cantik sayang, akhlak yang baik akan membuat orang jadi paling cantik atau tampan, apalagi di mata Allah…”
Anak anakku senyum senyum, mengangguk. Mudah mudahan mereka mengerti.
Aku kadang benar benar kesal dengan iklan iklan yang menyesatkan tersebut, terutama kosmetika pemutih kulit. Apa benar orang yang putih saja yang cantik? Menurut trend di Indonesia sekarang (yang diciptakan oleh para penjual barang itu) yang cantik adalah wanita putih, rambut lurus, kurus kaya papan. Padahal tak jarang wanita hitam sangat manis, wanita coklat, kuning, ceking, bahenol, gendut, ah apa saja.
Kasihan kan gadis gadis Indonesia ini yang mayoritas terkenal cantik dengan kulit sawo matangnya, berlomba lomba memakai produk pemutih hanya karena ingin cantik menurut iklan. Apalagi kalau anak lelaki juga ikut ikutan kepingin putih. Orang bule ramai ramai berjemur biar coklat, karena menurut mereka coklatlah yang cantik dan seksi. Ancur deh negeriku ini Tuhan lebih tahu apa yang cocok bagi makhluknya. What a world
Ayahanda Medan, 12 13 August 2005
========================================
Pengirim : Putireno Baiak
========================================
Related posts:











