Memerah mukaku menahan air mata agar tak jatuh
Saat kau berlalu tanpa tahu kesalahanku
Kau pungut semua kisah yang tercecar di ingatanku
Tanpa satupun kau tinggalkan untuk ku kenang
Ku kepalkan tangan memukul tembok kamar
Luapkan kesalku
Ketika kau memilih tuk menempuh hidup baru
Bukan dengan ku
Sedang semua tahu kau adalah kekasihku
Aku berteriak memanggilmu
Berharap kau kan kembali
Saat kau memilih tuk pergi
Tinggalkan tanya yang tak terjawab
Dan menjadi satu misteri di relung hati
Aku tak kuasa menahan air mata pagi ini
Tuk tak jatuh dari pelupuk mata
Saat satu satunya yang ku miliki
Selamanya pergi sedang tadi malam
Kita masih bercanda dengan indah
Lalu mereka bilang aku banci
Apa karena aku laki laki
Sehingga tak layak untuk menangis
Bahkan untuk membiarkan satu kali ini saja
Ku teteskan air mata
Apa karena aku laki laki
Sehingga tidak boleh bersedih
========================================
Pengirim : supri_abiezz
========================================
Related posts:











