Lama aku berpikir atas kejadian yang selama ini aku jalani,hiruk pikuk ataupun suka dukanya yang penuh warna.
Sering hatiku bertanya namun kepada siapa pertanyaan itu harus kuajukan atau harus pada siapa jawab atas tanyaku kan aku dapatkan.
Hidup yg semerbak ataupun senyum tulus yg bukan hanya sebuah pameran gratis…
Kadang kebingungan yang tak bersumber ataupun gerah akan sebuah masalah membuatku sering melangkahkan kaki sejenak tuk mendengar, merasai juga menyamai debur ombak..
Di sana aku benar menemukan diriku, seorang lemah yg mpek saat ini tetap belum tahu arahku….pencarianku akan seorang sahabat sejati atau kasih sejati.
Terlalu muluk mungkin andai seorang seperti aku mendamba kasih sejati,seharusnya aku sadar akan diri yg bukan apa2 juga bukan siapa.Namun entahlah mengapa tuk temukan apa yg kucari harus mengorbankan hati juga perasaan.
Aku gak pernah berharap bulan jatuh ataupun gemerlapnya intan mutiara, namun aku rindu sebuah hati yg penuh tulus sayangi aku,mengerti aku juga bisa menerima diri dengan segala apa adanya.
Adakah itu?? entahlah setiap kaki berusaha tuk mencoba melangkah tetap saja ada kesakitan yang selalu mengikuti.
Atau memang inilah arti hidup?
Mungkin karna hidup adalah “hidup”…yang pastinya akan gerak terus dan terus…
Aku gak mau menyalahkan sapa2, atau aku kembali enggan tuk mengerti arti sebuah senyuman.Aku enggan tuk menyalahkan,karna semuanya hanya kan cipta rasa kurang pada diri…
Apakah dengan meratap atau menangis aku dapatkan semuanya?
TIDAK
Janganlah tunggu belas kasih orang lain karna kau hidup bukan tuk orang lain.
ALLAH SWT menciptamu dengan sempurna, ada hati yg siap bantu akan langkahmu di kehidupan.
Jangan pernah mempercayai siapapun sedekat atau sesayang apapun dirimu kepadanya,
Karna beda hati dan nafsu cuma sekulit ari, tak nampak tapi kita sering terpeleset olehnya.
Kebahagian kan datang andai di hatimu tlah mampu menerima apapun pemberian hidup buat kita.
Keindahan kan tercipta andai kita sadari bahwa apapun yang terjadi pasti berhikmah, pasti kan ada manfaat di setiap akhir dari sebuah masalah ataupun segala kejadian.
Gak salah kita menangis, juga gak salah kita meratap karna kita memang memerlukan tuk itu,cuma semuanya itu hanya mampu tuk sejenak meringankan beban dan perlu di ingat dengan airmata yang mengalir seakan juga beban itu mengalir pula, itu menurutku..
Yang pasti kita kepalkan tangan dan berniatlah tuk terus maju melangkah, berdoa juga berusaha…
Tak ada sesuatu di dunia ini yang tiada terselesaikan. Di mana ada sakit pasti ada obat, di mana ada kedatangan juga ada kepergian, itulah penguat kita dalam merajut hari selanjutnya.
Entahlah yang penting tukku aku harus hidup hari ini juga besok…
Biarkan anjing menggonggong dan selagi anjing itu tak menggigitku takkan aku balas gonggongannya.
========================================
Pengirim : aryanti
========================================
Related posts:











