Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Wednesday February 8th 2012

Aku dan kau

Kau sendiri
ketika kekasihmu pergi,
sepertiku
ketika kekasihku pergi,

rayu tawa aku dan kau takkan hapus air mata
genggam erat hanya itu, aku dan kau bisa
aku dan kau coba petik hati di langit
aku dan kau jadi saling beri sakit

saling sedih, aku dan kau saling sepi
saling cari arti, aku dan kau tak pernah sadari

aku dan kau tak mau akui
walau ego aku dan kau saling terbukti
aku dan kau sendiri sendiri
terus lupakan walau tak mempan

jangan merengek
aku dan kau tau cinta itu brengsek
jangan mimpi
aku dan kau tau cinta itu maunya saling memiliki

aku dan kau pergi pergi
seperti tadi aku bermimpi,
seperti dulu kau pernah bermimpi …

(Aku dan Kau, 12 Agustus 2005)

========================================
Pengirim : wanto sabang
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Pergilah
  2. Kau tercipta bukan untukku
  3. Ketika ia datang
  4. Masihku bermimpi
  5. Walau
  6. Saat kau pergi
  7. Jangan Lupakan Aku
  8. Akhirnya ku temukan dirimu
  9. Kisahku Di Ujung Nafas
  10. Karna Kamu
Previous Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]