Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Malangnya Sahabatku

Aku dan temanku (Ana) bersahabat sejak kami masih duduk dibangku SD. Saat itu kami masih kelas 3. Rumah kamipun berdekatan jadi kami selalu berangkat dan pulang bersama sama. Ana yg kukenal adalah seorang yg baik, polos dan selalu ingin membahagiakan keluarganya. Setelah kami lulus SD, kami melanjutkan SMP dan SMU di tempat yg berbeda. Keadaan perekonomian keluarga kami memang sangat berbeda. Selepas lulus SMU, aku beruntung bisa melanjutkan Kuliah di salah satu Universitas Swasta terkemuka di Jakarta. Sedangkan Ana langsung bekerja sebagai sekretaris di perusahaan penerbitan koran. Ana dapat bekerja disana berkat teman bapaknya yg merupakan pemilik perusahaan tersebut. Singkat cerita, ternyata pemilik tersebut menaruh hati kepada Ana dan ingin menjadikannya sebagai istri kedua. Mulanya Ana tidak mau menerima lamaran itu karena lelaki itu sama sekali bukan tipe lelaki yg disukainya dan umurnya terpaut lebih tua 20 tahun dengan Ana. Tetapi ia terpaksa menerima lelaki itu karena dipaksa orangtuanya dengan alasan untuk membantu perekonomian keluarga. Setahun setelah pernikahannya, Ana melahirkan anak pertamanya. Ana merasakan telah menjadi wanita yang sempurna apalagi segala kebutuhan keluarganya terpenuhi bahkan bisa dibilang mereka hidup dengan lebih dari cukup. Tiga tahun setelah kelahiran anak pertamanya, Ana melahirkan anak kedua. Tetapi kelahiran anak keduanya tidak semulus kelahiran anak pertamanya. Kondisi badan Ana yg sangat lemah menyebabkan ia harus menjalani operasi caesar terhadap kandungannya yg baru berusia enam bulan. Setelah dua bulan diopname dan menjalani perawatan doker, Ana meninggal dunia karena penyakitnya yg komplikasi. Keluarga Ana sangat terpukul dan menyadari betapa besar pengorbanan yg telah diberikan oleh Ana. Mereka juga menyadari kesalahan yg telah mereka perbuat karena telah menikahkan Ana hanya karena harta. Sesungguhnya kehidupan di dunia ini hanya sementara dan harta tidak dapat menjamin kebahagiaan seseorang.

========================================
Pengirim : vinca
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Roh Sahabatku
  2. Aku dan Sahabatku
  3. Lelaki Aneh
  4. Kurang Ajar
  5. Sahabatku Meli
  6. Sahabatku
  7. Hantu Bpk HaRYADI
  8. Sahabatku di peraduanmu
  9. Kebetulan yang Menakjubkan
  10. My soulmate
Previous Topic:

Cerita sejenis

Teman ?

Awalnya pertemanan kita cukup sehat ..kita sahabatan..ada gw sendiri(tika),ada [Read More]

Mata Kuliah “Politik Cinta”

Mata kuliah politik, pertemuan pertama. Jurusan gw di gabung sama jurusan komunikasi. Gw liat di kanan depan ada [Read More]

Motor hondaku

Kadang gw kasihan liat motor Honda gw sendiri, hampir-hampir gak di rawat, di service dan di mandiin jg jarang. [Read More]

Maaf Aku Mencintaimu

Sebelum perkenalan dengannya Hidup ku sangat lah berjalan dengan baik, Aku Mempunyai keluarga, Sahabat, Karir, dan [Read More]

Aku Naik Haji

TEPAT pukul 15.45 Wib sore, pesawat terbangku baru tinggal landas meninggalkan Kota Palembang. Bandara Sultan Mahmud [Read More]

Ibda Binafsika

PAGI ini terasa sangat dingin sekali. Namun, tak menyurutkan niatku untuk mengambil wudhu, walau sedingin apa pun air [Read More]

Di Penghujung Tahun

Penghujung tahun akan segera tiba, namun apakah yang telah kita lakukan di tahun ini telah memiliki arti dalam [Read More]

My soulmate

Kurang nyaman sich kalau di kaitkan dengan budaya timur dimana kaum perempuan harusnya ada dalam posisi [Read More]

Pohon Nangka Tua

Tahun 1980 an daerah tempat tinggalku belum seramai sekarang. Masih sepi dan diliputi kisah mistik penduduknya. Setiap [Read More]

om….pimpaalaium….gammmbren

kosong…bukan berarti tidak bertempat. kosong di dipikiran termasuk mencapai dimensi lain dimana dunia bebas dari [Read More]