Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Satu nama di daun pintu hatimu

dari ujung aku terpana, walau sebenarnya tak sengaja
terpaku dan tergugu
satu nama tertulis disana
di daun pintu hatimu
aku terkejut dan juga takjub
oh inikah dia?

dia yang selalu kau puja
dalam sadar selalu kau jaga
dalam lelap selalu kau temui
dalam mimpi mimpi abadi
inikah dia..
inspirasi setiap puisi
tertulis dalam bait bait syairmu
untuain dalam rangkaian kata katamu
inikah dia..
labuan rindu dendammu
dalam cinta kau coba benci
dalam benci kau tetap cinta
refleksi satu kata dalam satu makna
diakah ini….
warnai setiap dialog dua jendela
dalam aksara tanpa suara bercerita tentang dirinya
dari timur ke barat, dari telaga ke sahara tetap kau usung namanya
dia..
dia yang punya nama
tertulis di daun pintu hatimu
kunci masuki jendela jendela rasamu
tak akan terganti dan tak akan berganti
dia yang kini membuatku terpana
tak mungkin ku ketuk pintu hatimu
memalukan bila kutetap mencoba
telah ada satu nama yang terukir lama
dan nama itu bukan namaku

namanya kini
membuatku mencoba meraba hati
melihat kesisi hati sendiri
adakah daun pintu hati ini tertulis namamu?
sedalam namanya terpahat di daun pintu hatimu
dan aku tenganga
tiada namamu tergores di sana
di daun pintu jendela
ternyata ku tak berani menggores namamu
selantang dirimu banggakan namanya
dan yang tersimpan hanya sebuah bayangan tak bernama
kini…
pantaskah kecewa itu kurasa
jika rasaku padamu tak sedalam rasamu padanya
yang kupunya tak seberapa dibanding milikmu untuknya
waktuku tak lama dibanding bertahun engkau mengenangnya
rinduku jendela semu tak senyata rindumu padanya
dan kembali kumerasa
alangkah aku tercela
bila kulancang memaksa
menghapus namanya dari daun pintu hatimu
karena disaat yang sama daun pintu hatimu hancur bersama namanya
karena engkau hidup untuk dirinya
jarimu selalu menyusun namanya
bibirmu tak henti mengeja namanya
matamu tak lupa telusuri namanya

tentang rindu dan cemburu
tak berhak lagi aku ramu
aku hanya angin sekejap lalu
bukan pahatan di daun pintu

Kembali kini..
untuk rasaku yang tak seberapa
untuk rindu yang belum sempurna
untuk harapan yang harus kutinggalkan
untuk kenangan yang belum panjang
ku ingin engkau tetap hidup
walau hidupmu adalah dia

terima kasih untuk budimu
walau mungkin engkau telah lama jemu
tak pernah engkau mengusirku
kau buat aku mengerti tanpa harus menyakiti
dan saat kini kupahami
waktunya menutup jendela
jendela yang tak boleh kutulis namamu

teruntuk bagimu di negeri hayalan

Jakarta, 2006

========================================
Pengirim : malam
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Satu Hatimu
  2. Terbukanya Pintu Hati
  3. Atas Nama Cinta
  4. Daun Yang Layu
  5. Atas Nama Kerinduan
  6. Jendela hatimu
  7. Satu
  8. Daun Kering
  9. Pintu hati
  10. Nama yang Berulang
Previous Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]