Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Saturday February 4th 2012

Jangan berhenti samoai disitu

aku tak tahu apakah itu dirimu
sebab sinyal itu mampu hancurkan
tembok tembok yang kudirika dahulu
bahkan melewati batas kenangan lampau
sempat kuhalau itu semua
seiring banyaknya keraguan dan ketidakpastian
sayangnya sinyal itu tak dapat diteruskan
karena lemahnya keyakinanmu

mengapa kau menyerah?
selagi sinyal itu masih ada entahpun begitu pendek
perkuatlah dengan dayamu sebagai lelaki

mata adalah cerminan hati
mulut adalah perantaranya
tetapi mengapa kau hanya diam?
bila saatnya untuk bicara. bicaralah
bila saatnya untuk diam. diamlah

halau keraguan itu
buka sedikit pintu hatimu
dan biarkan melebar dengan sendiriinya
seperti tatapan matamu
tajam memanah hatiku
dan kutahu kau mencintaiku

terimalah cinta agung yang kuberi
dan yakinlah kita bisa bersama
menggapai impianmu dan impianku
akan cinta yang abadi
kita berdua…..

========================================
Pengirim : morde
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Jangan Ganggu Aku
  2. Indah, Jangan Berhenti Menulis
  3. Jangan Pernah Berhenti
  4. Jangan Berhenti Berpikir
  5. Jangan Biarkan Air Mata Kembali
  6. Jangan pedulikan aku disini
  7. Sudah Saatnya Berhenti
  8. Berhenti Berharap
  9. Jangan Kau Kenang
  10. Ku tak akan berhenti
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]