Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Wednesday February 8th 2012

Siapakah Aku

“siapakah aku?”
“aku ini dari mana?”
“apa ada kebenaran yang paling hakiki?”
“apakah Tuhan ada?”
“benarkah kepercayaan yang kuanut selama ini?”
“dari manakah alam semesta?”
Pertanyaan pertanyaan ini sering muncul dalam benakku akhir akhir ini. Kurasakan sungguh goncangan dalam nuraniku. Aku hanya bisa terdiam termenung memikirkan apa jawaban dari semua pertanyaan ini. Semua kegalauan jiwaku ini mulai dari sini…

Selepas SMA aku memutuskan masuk fakultas filsafat jurusan ilmu filsafat di suatu perguruan tinggi. Sungguh jauh dari bayanganku sebelumnya. Ternyata masuk jurusan ini bukan sekedar studi, bukan hanya belajar teori teori, dan menjual mimpi mimpi. Dari pertama kali menginjakkan kakiku di tanah para manusia yang mengaku pencinta kebijaksanaan ini, kurasakan hawa hawa kebebasan pikiran. Lima hari masa orientasi memang belum cukup untuk bisa memahami kampusku ini, masih banyak kebingungan dan pertanyaan dalam hati seperti mengapa banyak orang berpenampilan aneh di kampusku?; mengapa fakultasku dikatakan fakultas pemberontak? dan masih banyak lagi. kebingungan semakin bertambah ketika aku mulai masuk kuliah. aku banyak mendapat pelajaran yang sebelumnya belum pernah kudapatkan. Juga pertanyaan yang semula tak pernah ada dalam pikiranku, seperti
“siapakah aku?”
“aku ini dari mana?”
“apa ada kebenaran yang paling hakiki?”
“apakah Tuhan ada?”
“benarkah kepercayaan yang kuanut selama ini?”
“dari manakah alam semesta?”

Sungguh di sini prinsip prinsip yang telah aku pegang diguncang hebat termasuk prinsipku mengenai agama dan memahami Tuhan itu seperti apa.
aku takut tersesat dan tak dapat kembali dalam rimbaraya filsafat ini. Walau keseharianku nampak seperti biasa namun dalam jiwaku sedang terjadi pertarungan seru antara nurani dan zat yang mencoba mempengaruhi diriku.
Sungguh aku merasa seperti orang tak punya aliran. tidak hedonis, tidak religius, tidak utilitarianis, tidak materialis,pokoknya tidak masuk aliran apa pun. Bila hidupku adalah kapal di tengah lautan, kapal kecil itu sedang diombang ambingkan badai besar.
hingga kini telah berjalan hampir 2 bulan aku hanya bisa mencoba menjawab pertanyaan pertanyaan itu dalam hatiku sendiri.
Seperti apa pun yang mengguncang jiwa, aku berusaha sepenuh peluh ingat Sang Mahabijaksana karena aku percaya kalau kita berusaha,berpikir, dan berpegang yang baik kita akan dapat yang baik pula.setiap pohon punya buah yang berbeda beda, begitu juga setiap orang punya pikiran yang beda beda.Biarlah orang berpikir Tuhan telah mati tapi aku berusaha tetap teguh pendirian.Semoga perahu kehidupanku dalam proses bergelut dalam waktu semakin menuju ke Pelabuhan Abadi tempat Sang Pencipta yang paling pertama berada.

========================================
Pengirim : J_a
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Siapakah?
  2. Siapakah si Bijak itu?
  3. Siapakah Orang Itu?
  4. Siapakah kau
  5. Siapakah Kau
  6. Siapakah orang yang sibuk?
  7. Siapakah Dia
  8. Siapakah Dia
  9. Apa tuhan itu ada
  10. Pertanyaan Ketiga
Previous Topic:
Next Topic:

Cerita sejenis

Teman ?

Awalnya pertemanan kita cukup sehat ..kita sahabatan..ada gw sendiri(tika),ada [Read More]

Mata Kuliah “Politik Cinta”

Mata kuliah politik, pertemuan pertama. Jurusan gw di gabung sama jurusan komunikasi. Gw liat di kanan depan ada [Read More]

Motor hondaku

Kadang gw kasihan liat motor Honda gw sendiri, hampir-hampir gak di rawat, di service dan di mandiin jg jarang. [Read More]

Maaf Aku Mencintaimu

Sebelum perkenalan dengannya Hidup ku sangat lah berjalan dengan baik, Aku Mempunyai keluarga, Sahabat, Karir, dan [Read More]

Aku Naik Haji

TEPAT pukul 15.45 Wib sore, pesawat terbangku baru tinggal landas meninggalkan Kota Palembang. Bandara Sultan Mahmud [Read More]

Ibda Binafsika

PAGI ini terasa sangat dingin sekali. Namun, tak menyurutkan niatku untuk mengambil wudhu, walau sedingin apa pun air [Read More]

Di Penghujung Tahun

Penghujung tahun akan segera tiba, namun apakah yang telah kita lakukan di tahun ini telah memiliki arti dalam [Read More]

My soulmate

Kurang nyaman sich kalau di kaitkan dengan budaya timur dimana kaum perempuan harusnya ada dalam posisi [Read More]

Pohon Nangka Tua

Tahun 1980 an daerah tempat tinggalku belum seramai sekarang. Masih sepi dan diliputi kisah mistik penduduknya. Setiap [Read More]

om….pimpaalaium….gammmbren

kosong…bukan berarti tidak bertempat. kosong di dipikiran termasuk mencapai dimensi lain dimana dunia bebas dari [Read More]