Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Wednesday February 8th 2012

Kumpulan puisi

Pudar

Pada bening air dibelanga
Seraut wajah tampak rupawan tak bernoda
Mata itu berbinar sorot tajam
Menghujam, luluhkan kerasnya hati
Senyuman itu sejukkan bara angkara
Bangkitkan ambisi coba wujudkan keinginan

Pada bening air laksana kaca
Seraut wajah itu tak lagi tampak rupawan
Karna air mata jatuh mengundang riak

Pab_Cianjur, 29/01/04, 11.42 am

Kehilangan Mu

Aku kehilangan Mu
Dalam jiwaku, hatiku, dan perjalanan hidupku
Saat gemerlap dunia membuta mata kalbu
Aku tak lagi mengenal Mu
Siapa Kamu? Dan apa untungnya mengenal Mu

Aku pernah bicara pada Mu di bawah purnama tengah malam
Tapi kenapa Kau tetap diam
Aku pernah memanggil Mu dalam rintih kata
Tapi kenapa Kau tak mau menyapa
Aku ingin marah pada Mu
Mengingkari dan protes atas ketidakadilan Mu padaku

Saat Cahaya Mu tak lagi sanggup gerakkan mata hati
Dan Ucap Mu tak lagi getarkan nurani
Aku menangis dan merindu Mu

Pab_Cianjur , 10/02/05, 02.16 PM

Ketakberdayaanku

Di atas tanah merah yang masih basah
Aku lemah …

Di bawah tanah merah yang masih basah
Kau terbaring tanpa rasa… sendiri, kesepian dan sunyi
Tak ada teman, tak ada kawan perbincangan
Ingin kutemani, namun aku belum mau mati

Pab_Cianjur , 20/06/06, 09.16 am

========================================
Pengirim : firman taqur
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Kumpulan puisi Firman Taqur
  2. Kumpulan Puisi Tulus
  3. Kumpulan puisi (Pramboedie)
  4. Kumpulan Puisi Perenialisme
  5. Kumpulan Puisi Tentang Ibu
  6. Kumpulan Puisi 2 Hari
  7. Puisi puisi luka (4)
  8. Puisi ini berusia 15 th yang lalu
  9. Kumpulan Kata Mutiara Adams
  10. 3 Puisi Dino F. Umahuk
Previous Topic:

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]