Pudar
Pada bening air dibelanga
Seraut wajah tampak rupawan tak bernoda
Mata itu berbinar sorot tajam
Menghujam, luluhkan kerasnya hati
Senyuman itu sejukkan bara angkara
Bangkitkan ambisi coba wujudkan keinginan
Pada bening air laksana kaca
Seraut wajah itu tak lagi tampak rupawan
Karna air mata jatuh mengundang riak
Pab_Cianjur, 29/01/04, 11.42 am
Kehilangan Mu
Aku kehilangan Mu
Dalam jiwaku, hatiku, dan perjalanan hidupku
Saat gemerlap dunia membuta mata kalbu
Aku tak lagi mengenal Mu
Siapa Kamu? Dan apa untungnya mengenal Mu
Aku pernah bicara pada Mu di bawah purnama tengah malam
Tapi kenapa Kau tetap diam
Aku pernah memanggil Mu dalam rintih kata
Tapi kenapa Kau tak mau menyapa
Aku ingin marah pada Mu
Mengingkari dan protes atas ketidakadilan Mu padaku
Saat Cahaya Mu tak lagi sanggup gerakkan mata hati
Dan Ucap Mu tak lagi getarkan nurani
Aku menangis dan merindu Mu
Pab_Cianjur , 10/02/05, 02.16 PM
Ketakberdayaanku
Di atas tanah merah yang masih basah
Aku lemah …
Di bawah tanah merah yang masih basah
Kau terbaring tanpa rasa… sendiri, kesepian dan sunyi
Tak ada teman, tak ada kawan perbincangan
Ingin kutemani, namun aku belum mau mati
Pab_Cianjur , 20/06/06, 09.16 am
========================================
Pengirim : firman taqur
========================================
Related posts:











