Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Thursday February 9th 2012

Tanah masih basah

Saut menggelegar kilat tak bersabar
Bersahabat dengan tuan hujan
di bawah asuhan awan hitam, menyambar pucuk daun kering pohon tertinggi,yang beratap belaian surya dan ciuman rembulan.

Fasih menumbangkan teguhnya beringin
dipantauan mata mata makhluk mulia.

Gumaman perih senja yang kuning.
Menutup wajah matahari yang malu berjumpa,
dan memberi toleransi kepada sang waktu
yang tak pernah memejamkan mata.

Menampik iba, maut samarkan bidadari
Mungkin jalan basah bungkam bahasa.
Jeritanpun bersembunyi menyusup ke liang telinga barisan tuan dan puan.
Langit yang masih saja pekat, mengacuhkan irama air di tanah aspal.

Decak miris merangkul rasa
Air hujan dan air mata
sama rasa di tengah jalan menuju kota.

========================================
Pengirim : art-by
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Rasaku Masih Basah
  2. Rasaku Masih Basah
  3. Kuceritakan Aku Sedang Jatuh Cinta
  4. Masih kucari penawar
  5. Tuan
  6. Zaman Dua Menit
  7. Bagaimana tanah air jadi kurang air ?
  8. Tuan Dan Nyonya
  9. Tanah pengasingan.
  10. Usaha Membuat Tanah

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]