Intisari Cerita & Artikel Indonesia Terbesar
Saturday February 4th 2012

Puisi untuk Fitri

Perempuan….
datang saat gelap.
Membawa cahya surya
dalam malam yang pekat.
Yang menerangi kesendirianku
dengan kilaunya canda dan tawa.

Tapi dirimu hilang bentuk dalam sendu.
Tenggelam dan terbenam
dalam genangan air racun jingga di wajah dan hatimu.

Ada apa dengan mu…?
membunuh ceria dalam sepi yang tak bertepi.
Bukankah kau Matahariku??,
yang membawa sinar kebahagiaan disetiap sunyiku.
Dan pelangi keceriaan ditiap hari lelahku.

Tapi aku akan selalu disisimu.
meski raga tak bersama,
meski rupa tak selalu jumpa,
dan waktu terus berlalu dan alpa…..

========================================
Pengirim : nakato ryuga
========================================

Bookmark and Share

Related posts:

  1. Puisi
  2. Puisi ini milikmu ibu
  3. Selembar Puisi Untukmu Ibu
  4. Puisi Untuk Ibu
  5. Puisi Untuk Sahabat
  6. Hari Fitri
  7. Puisi
  8. Puisi Untuk Kerinduan ibu
  9. Puisi Untuk Kekasih
  10. Puisi Untuk Kekasih
Previous Topic:
Next Topic:
  • vie

    menyedihkan ya ditinggalx sama seseorang yg kita sayang cz dia adlh bintang, dia matahari yg mampu menyinari jiwa yg gelap…
    aku jg pernah…

Cerita sejenis

Rasa

Dia datang… Datang lagi dalam rasa Rasa yang terus menghantui relung hati Aku tak kunjung lelah Ini sudah pasrah [Read More]

Bunda

singgahlah ia sejenak mengingat masa kecil di kala ia lapar, tiada hambar bunda menyuapi pernah sang bunda menangis [Read More]

Waiting List

“Sekali lagi, dimana kamu sayang? Aku menunggu. Aku tak mengeluh meski bermandikan peluh. Apakah pernah terlintas [Read More]

Bigotry

Apa benar kau ingin membunuhku Karena aku masih berdiri Kamu tidak bisa mencuri apapun Karena aku tidak memiliki apapun [Read More]

Tentang tulisan

bisakah kau dengar bisikkan itu bisikan dalam buku berpena yang telah kau ukir dulu dan kau lupakan begitu saja [Read More]

Derai bulan Juni

Derai bulan Juni bawa laraku lari Derai bulan Juni pinta rasaku pergi Memuai bersama segara yang tak berani Janjikan [Read More]

Loteng 16 Tangga

Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta Merendakan altar jeda yang [Read More]

Bukan JILBAB Ini

Semua tlah dimuntahkan dari mulutnya Entah dari hatinya Tapi semua kata-kata itu terasa sangat menyakitkan Tapi tenang [Read More]

Jeritan Sebuah Hati

Tertunduk kaku di keheningan malam Tiada kata yang dapat kuucapkan Diriku Kecil Diriku Terlalu Kotor dihadapanMU Aku [Read More]

Makhluk Ciptaan Tuhan

Inilah makhluk ciptaan tuhan yang anggun itu, Bila di dekatnya debarkan jantungku, Bila di tatapnya ingin menggodanya [Read More]