Seberkas kilat membuncah pelangi di otakku
Sahara mendung berpapasan dengan pagi buta
Merendakan altar jeda yang membumikan wangi itu di dada
Loteng 16 tangga
Sapuannya mengukir sejarah di agendaku
Untuk tiap tetes yang membalutku meredam cerita
Ada sekeping doa yang dikirim dari orang jauh disana
Lalu diantarkannya sisa dari hadiah pesta
7 merpati pun ikut jadi saksi
Sekedar meminjamkan raga bagi purnama muda
Lalu berkaca dari genangan hampa yang telah membekas
Related posts:











