dan dentangan itu berbunyi;
kelebat bayangan nista
membuahtanya
:
siapa?

aku tak terpengkaltawa lagi,
bukankah lama telah menjajah usia
langit langit tak berona merah
lalu
:
mengapa?

entahlah,
sejumput khayal mengharap kau singgah
ditepian lukaluka raga
membwa tawa, atau sinar di pagi nan pucat
:
aku pergi,
entah sampai kapan kembali.

kembali?
:
entahlah

========================================
Pengirim : che_nal
========================================

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone