Adakalanya mentari itu
Terasa sejuk dan bersahabat
Bahkan keapikan parasnya
Kadang begitu dirindukan
Kerena sinarnya yang indah
Dan warnanya yang mempesona
Sungguh damai mentari menyapa
Disuasana pagi hari.
Tika senja datang menjelang
Semua terasa berubah
Kesejukan dan keindahan sinarnya
Berubah menjadi panas dan menyilaukan
Terkadang insan ingin menghindar
Dari sengatan sinar tajamnya
Tapi tidak sedikit yang justru menantang
Hingga kulit hangus menghitam
Itulah hitam perjuangan
Jiwa yakin itu demi sebongkah hidup
Sehingga ia menatap tajam mentari
Tanpa berkedip lagi.
Tika suasana senja datang
Tinggal sejengkal mentari tenggelam
Alam terlihat sudah mulai redup
Pertanda kepekatan gelap akan menjemput
Maka hanya do’a dan istighfar
Yang akan mengantar jiwa
Lelap dalam tidur panjang
Dan tak pernah akan tahu
Kapan akan dibangunkan.

========================================
Pengirim : Kotarom Minami
========================================

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone