Diterornya bangsa Indonesia oleh informasi dari Pemerintah Australia bahwa akan ada bomb meledak di Hotel Hilton kemudian himbauan ini ditindaklanjuti oleh diberlakukannya travel warning oleh Selandia baru dan USA maka semakin melengkapi ketegangan yang ada. Disatu sisi kita harus harus berterima kasih dengan adanya informasi tersebut tetapi disisi lain kita juga harus teliti kenapa tidak berbicara dengan pemerintah Indonesia dahulu baru bersama sama melakukan pencegahannya jika memang menghendakinya. Soal kerjasama ini menjadi sesuatu yang dekat karena fakstanya Kepolisian Republik Indonesia telah melakukan kerjasama begitupun 2 hari setelah Pemerintah Australia mengumumkan bahaya ancaman Bom di Hilton Menteri pertahanan Australia bertemu dengan Pak Yuwono Sudarsono. Ada apa ini ?.

Jika tidak adanya konspirasi pada tingkatan global maka kita akan dengan polos mengamini informasi dari Austarlia tersebut. Hanya ketika berbagai kekacauan ternyata sumbernya pernah dalam sebuah kegiatan bersama dan ujungnya mengarah lebih kepada perebutan sumberdaya alam dan pasar maka kita menjadi harus lebih peka lagi. Kejadian pengeboman dan informasi informasi yang telah bocor sebelumnya tetapi tidak ditindaklanjuti ketika menyangkut pihak sensdiri atau jika menyangkut pihak lain malahan hanya mengumumkannya ke publik bukannya menindaklanjuti secara sistimatis bersama sama dengan Negara yang akan diserang telah menimbulkan dugaan kuat bahwa sebenarnya sangat mungkin bahwa Aktor intelektual atau sumber dana dari operasi peledakan peledakan yang terjadi sebenarnya kerjasama dengan operasi pencegahan terror yang di Komandani USA walaupun keterkaitannya tidak mudah dibuktikan hanya jika dengan fakta fakta dan analisa semakin hari makin nyata keterkaitannya.

Dimanakah kepentingan kita ? apakah untuk membongkarnya atau bagaimana ? kepentingan kita sebagai pribadi dan sebagai sebuah bangsa adalah jika ternyata memang ada konspirasi maka kita tidak mudah terprovokasi karena tanda tanda benturan yang dibuat oleh peledakan atau kekacauan kekacauan dari dalam sebuah Negara sendiri mengarah kepada tidak terkendalinya keamanan dan ketertiban pada sebuah Negara yang akhirnya masuknya pasukan multinasional. Keributannya sendiri bisa berupa antar etnik, aliran ataupun beda agama atau beda dukungan terhadap seorang pemimpin sebuah Negara. Proses awalnya bisa dengan berbagai bom yang meledak dimana mana sehingga ketegangan antar umat pada sebuah Negara terjadi dan meluas atau dari berbagai kejadian atau kasus local yang merupakan luka lama atau berpotensi menjadi luka besar serta kekacauannya dalam jangka panjang maka di Targetkanlah untuk terjadi. Kepentingan kita intinya Negara,bangsa dan pribadi serta masyarakat aman dan tenteram. Karena itu usaha kita adalah membuka tabir konspirasi terhadap bangsa kita dan juga menyadarkan masyarakat bahwa kita harus waspada dan tidak lagi bisa hanya berpikir sederhana.

Pemberantasan kejahatan menjadi topic dan keinginan kebanyakan orang biasa hanya sebelum lebih jauh mari kita lihat kejahatan itu secara sederhananya seperti bagaimana?. Konon Menurut para peneliti� bahwa tindak kejahatan itu bisa terjadi jika ada keterampilan, keinginan dan kesempatan untuk melaksanakan aksi kejahatannya� factor lain yang mendukung adalah resiko yang kecil ketika berbuat jahat termasuk jika tertangkap setelah melakukan tindak kejahatan selain itu dorongan juga tergantung akan besarnya keuntungan yang diraih atau mendapatkan kenikmatan ketika atau setelah berbuat jahat.

Atas dasar pemikiran seperti itu maka kita sebaiknya melakukan gerakan yaitu menurunkan kesempatan para penjahat untuk dapat berbuat jahat. Oleh karenanya langkah pertamanya adalah membangunkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemberantasan tindak kejahatan. Langkah yang tidak berisiko bagi masyarakat tetapi otomatis menurunkan tingkat tindak kejahatan adalah merubah perilaku sendiri, lingkungan, agar kesempatan berbuat jahat menurun. Tidak pernah lupa mengunci pintu rumah, mobil, pagar, toko, outlet dan kios merupakan tindakan sederhana yang membuat penjahat lebih sulit berbuat jahat. Tidak memberi data tentang kondisi lingkungan sekitar rumah,kantor, keluarga, dsb ketika berbicara kepada orang asing adalah tindakan sederhana juga selain mengajarkan kita harus selalu waspada disisi lain juga memagari kita atau lingkungan kita dari usaha orang lain yang akan berbuat jahat. Tidak menaruh notebook dan barang berharga dimobil, tidak memamerkan kekayaan ketika berada pada tempat umum , tidak berbicara pamer kekayaan adalah bagian yang penting juga dalam rangka menjaga diri kita. Kemudian rajin kirim informasi jika ada yang mencurigakan kepada radio swasta atau bahkan polisi ketika melihat sesuatu yang tidak sewajarnya.. ini semua adalah usaha untuk memperkecil peluang peluang atau kesempatan berbuat jahat. Dan jika kesadaran masyarakat sudah mulai tumbuh maka aksi atau kegiatan yang paling sederhana dilakukan jika jaman dulu adalah Ronda atau patroli dan pada beberapa perumahan sekarang ini malahan para Ibu ibunya melakukan berbagai kegiatan silaturahmi sehingga menjadi Akrab dan saling membantu sehingga para anak anak mudanya terdorong kepada berbagai kegiatan positif.

Sisi lainnya adalah mengurangi niat para actor yang akan berbuat jahat sehigga mengurungkan niatnya. Tindakan yang paling nyata adalah segera menurunkan tingkat kebencian dan kesengsaraan pada masyarakat dilingkungan sekitar baik itu di tempat pekerjaan dan tempat tinggal. Khusus bagi kejahatan seksual maka kita harus segera beramai ramai menurunkan tingkat godaan kepada berbagai kalangan mulai dari televise, bioskop, radio, Koran dsb yang pada intinya merangsang atau mendorong inisiatif untuk berbuat kejahatan seksual. Termasuk acara acara atau tempat tempat yang mendorong kearah terjadinya kejahatan ini. Khusus untuk menurunkan niat atau minat untuk aktif dibidang kejahatan seluruh masyarakat melalui mulutnya sendiri, keluarganya, familynya, organisasinya, paguyubannya dsb harus memotivasi atau bahkan menekan pemerintahan agar setiap kejahatan ditindak tegas dan seadil adilnya. Masalah pada niatan melakukan tindakan kejahatan ini ada yang berhubungan tingkat perekonomian pelaku artinya motif perekonomian memicu terjadinya tindak kejahatan apakah karena ingin mendapatkan uang atau atau barang berharga dll. Kejahatan lainnya lebih disebabkan karena perilaku atau kondisi mental para pelakunya.

Dalam kenyataannya tindakan kejahatan dapat dilakukan oleh Pribadi pribadi seseorang. Tingkatan berikutnya oleh sekelompok orang atau sampai berjaringan diberbagai kota atau tempat, kemudian ada juga dilakukan oleh orang orang yang berada pada sebuah institusi Negara atau perusahaan. Tingkatan yang paling mengerikan ketika kejahatan dilakukan oleh sebuah Negara atau kumpulan Negara negara atau bahkan organisasi yang lintas Negara.

Pemberantasan kejahatan merupakan kepentingan pribadi pribadi yang juga merupakan kepentingan masyarakat maupun Negara hanya pada kenyataannya karena berbuat mencegah tindak kejahatan dan memberantas kejahatan lebih terlihat cape dan resikonya sedangkan berbuat jahat yang lebih menggiurkan bagi para pelakunya maka pada kenyataannya perkembangan tindak kejahatan semakin hari semakin luas dan cepat dibanding pemberantasannya. Apalagi kondisi masyarakatnya secara ekonomi sulit maka yang terjadi adalah aksi kejahatan yang dilakukan secara langsung oleh penjahatnya kepada korbannya. Apakah itu pencopetan, pencurian, perampokan, penipuan, sabotase atau pemerasan, dll. Pada Negara negara maju kegiatan kejahatan yang dilakukan bergeser kepada tindak kejahatan kepada perbankan, menggunakan internet, mengacau Negara lain supaya terlibat konflik sehingga bisa dikirim senjata atau dana bantuan dengan kompensasi tertentu. Tergantung kondisi actual tempat dan potensi serta kebutuhannya.

Persoalan yang kita hadapi sekarang selain terjadinya berbagai tindak kejahatan diberbagai daerah adalah munculnya tekanan dari beberapa Negara bahwa seakan akan Indonesia adalah Negara yang berbahaya dan berbagai kalangan lainnya malahan mengatakan sangat mungkin Negara yang mengumumkan Travel warning atau pun tekanan terhadap Indonesia mereka bukan hanya tahu informasinya tetapi mereka juga ikut mendanai bahkan terlibat didalam operasi peledakan peledakan yang telah terjadi dan akan terjadi. Kejadian rekontruksi Bom dikuningan mengindikasikan bahwa peledakan diset bukan oleh yang membawa mobil tetapi oleh orang lain sehingga kejadian ini mencerminkan tentang adanya orang lain yang dikorbankan. Bangsa Indonesia memang tidak ada gunanya menyangkal bahwa seluruh warganegaranya sudah paham persoalan dan tidak akan melakukan sesuatu yang membahayakan orang lain tetapi dengan fakta itu pula kita sebagai sebuah bangsa untuk segera bergerak untuk tidak membiarkan saudara saudara kita dimanfaatkan oleh infiltrant dari luar negeri dengan berdalih apapun mau demokrasi kah?, mau agama kah?, mau keadilan kah? atau apapun? Tetapi bukan berarti tidak ada bangsa lain punya itikad baik hanya semakin hari kita harus mengajak diri kita sendiri dan saudara saudara kita mikirnya agak panjang. Dan jika sudah begini maka persoalannya adalah kesejahteraan atau perut serta masa depan keluarga setiap warga Indonesia.

Fakta ini pula mengharuskan kita untuk untuk berpikir bahwa setelah atau sambil meningkatkan kesadaran keluarga dan lingkungan kita juga harus mampu melakukan pengorganisasian agar penyebaran kesadaran pemberantasan kejahatan makin meluas dan juga sisi lainnya terjadinya pemberdayaan anggota masyarakat agar secara ekonomi menjadi punya penghasilan tetap jika mungkin, penghasilan berdasarkan karya nyatanya yang dijual secara rutin, dan berbagai kegiatan lainnya. Jika perlu seluruh artis musik yang sudah jadi difasilitasi keluar negeri untuk manggung ,rekaman bahkan domisili karena hampir pasti mereka laku karena kepiawaiannya terutama aktris dangdut untuk jepang, hongkong dan Taiwan , NasyiDan untuk Timur tengah ,Malaysia dan Pakistan. Musik rock ,pop dan balad bisa lebih luas mulai Malaysia,Singapura, Australia Negara Eropa ,USA dan Canada.. Paket ini sekaligus dengan paket pengiriman para ahli pembuat masakan dan makanan Indonesia atau ahli masak dan juga warung, disamping itu karena menjamurnya kegiatan kegiatan penjajaan diri dan berbau pengobatan maka mereka juga agar difasilitasi bisa bergerak keluar negeri sehingga nanti akan berdiri panti panti yang terdiri dari orang Indonesia terutama untuk pengobatan alternatifnya.

Sekarang tenaga kerja unskill telah mulai banyak diluar negeri tetapi terjaga bahkan kadang kadang mereka berbuat kejahatan karena tertekan atau dizalimi maka kedepan pengiriman ini harus semakin terorganisir dan tersel juga meluas sehingga banyak tenaga ahlinya termasuk para Insyinyur atau ahli hokum serta keuangan. Jika ini terjadi maka yang rada aneh tapi penting maksimum setiap1000 pekerja Indonesia diamankan oleh 5 orang anggota Koppasus atau minimumnya /10.000 org. oleh karenanya jika ada 5 juta orang tinggal dibagi saja tetapi pada setiap kota ada 1000 org maka akan ada 5 orang Koppasus sehingga jika 5 juta orang harus ada 2500 s/d 25.000 anggota Koppasus diluar dengan pola ini tenaga kerja Indonesia diluar negeri menjadi lebih aman .

Kita juga sebagai seorang pribadi harus cerewet untuk terus gelisah ketika melihat banyak orang yang hanya buang waktu disekitar lingkungan tanpa kegiatan produktif dan berpenghasilan atau tidak meneruskan pendidikannya. Kita juga harus mampu melihat celah celah agar masyarakat menjadi produktif dan kehilangan keberaniannya untuk berbuat jahat serta tidak berpikir untuk berbuat jahat karena sudah sibuk berkerja dan berbuat baik demi kehidupannya. Kita harus segera memulainya hal yang paling minimum dari pikiran kita dahulu dan mulai menyebarkannya kepada sekeliling kita.

Kembali kepada persoalan infiltrasi dari luar kita tidak dalam kerangka menyebarkan kebencian tetapi dalam kerangka meningkatkan kewaspadaan kita serta memperkuat kesadaran kita agar kita tidak mudah menjadi mainan serta alat dari kepentingan kepentingan yang pada dasarnya merugikan bangsa Indonesia.

Katakanlah ini pemikiran pembukaan untuk bersama sama membuat agar kehidupan menjadi lebih bermakna dan aman.

Agus Muldya.
Indonesia Crime Prevention Council

========================================
Pengirim : adi
========================================

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone