Bandung, 19 Januari 2003

Tahun 2002 bagi gw adalah tahun kesedihan gw, tahun yang penuh dengan kesusahan jiwa gw, dan tahun yang penuh dengan fitnah fitnah yang menerpa diri gw�..
Ketika gw masih ada di kota Jogjakarta.

Januari � Juli

Merupakan awal tahun 2002 yang tidak begitu menyenangkan dan gw mengalami sock rasa mahabah, mungkin gw lebih senang menyebutnya untuk kondisi itu dengan sebutan �Grey Month�,
�..Grey month itu sendiri adalah sebab akibat dari suatu kejadian gw di tahun kemaren, yaitu di awal awal bulan Desember 2001.

Ketika itu gw harus mengalami percepatan pergantian musim begitu cepat di kalbu gw�
Bayangin, gw jadian ama IRHA NIRWANA terjadi ====== Irha nirwana hadir di kalbu gw, disaat kalbu gw sedang rapuh, kalbu gw hampir tanpa pegangan, apa yang harus gw perbuat, dengan suatu kondisi jiwa gw yang bertubi tubi tertimpa problem. Coba bayangin, problem gw datang silih berganti�.
Gw sendiri bingung, apa dulu yang harus gw perbuat�
Gw terlena, terlena bukan karena kenikmatan atau keindahan, tetapi gw terlena karena menyadarinya abuttment jiwa gw hampir runtuh�.
Dan dia hadir,�.ya , dia adalah Irha Nirwana, yang menjadikan gw mampu tetap survive sampai sekarang�

Sebenarnya, Irha tidak begitu istimewa bagi Gw�.
Tetapi apa yang terjadi pada gw dan mengapa diri gw gak mau kehilangan dia �.
Karena, Irhalah yang menjadi rumput semak penolong gw, tatkala gw kehilangan kendali, hanyut oleh derasnya gelombang problem yang datang silih berganti�..
Yang menurut Irha sendiri mungkin pada kenyataannya perhatian Irha atau action Irha untuk gw, adalah biasa biasa saja�
Tapi gw menerima perhatian Irha, yang gw rasakan adalah perhatian yang Istimewa.
Berbeda sekali apa yang dengan orang yang gw anggap selama ini yang paling istimewa dan teristimewa.

Adalah diantaranya sebab akibat dari �perhatiannya� dia, yang apa adanya, gak dibuat buat. Sehingga menyadarkan diri gw dari keterlenaan�
Dan karena itulah di akhir bulan November 2001, gw nekat �nembak� dia.

Ach, sayang �.Gw jadian ama dia hanya berumur � 1 Minggu��.
Itu semua akibat ulah lingkungan yang menganggap diri mereka yang KUASA, yang punya hak, dan yang bisa ngatur��

Padahal, kalau mereka konsekuen dengan aturan maen yang mereka buat sendiri, mungkin gw memahaminya dengan logika yang sehat �.
Hanya satu kata untuk kejadian itu�..
Yaitu : � MENYAKITKAN ���..================== kurang lebih satu Minggu, terang donk, siapapun orangnya , akan mengalami hal yang sama seperti Gw, yaitu sock rasa mahabah�..

Dibulan bulan itu gw (atau mungkin Irha juga�) ada dalam dimensi keraguan��
Mengakibatkan gw dan dia, tanpa tau mana / siapa yang memulai, saling Psychwar��.
Di kubu dia, dia menyalahkan menghukum gw, kenapa ketika dia mau �balik� lagi, tak ada jawaban jawaban dari Gw�.
Sementra di kubu gw sendiri, gw menyalahkan dia kenapa dalam urusan mahabah, dia lebih mementingkan, menuruti dan mau mendengar apa kata lingkungan, tanpa mengikutsertakan hati nurani dia sendiri��..
Padahal �komentar� mereka dengan nyata bermuatan intrik intrik kehidupan���
Itu yang membuat gw �menolak� dia��..

Akhirnya gw ambil keputusan untuk melupakan dia, walaupun bagi dia sudah
mampu ,��..Mungkin
Yaitu dengan cara gw kasih Aporisma (semacam puisi).
Gw gak tau, apa dia faham dengan maksud di aporisma yang gw kirim tersebut, dengan judul �Demi Massa����.

Jogjakarta, 17 Juli 2002

Demi Massa

Wahai d�Arbanville, lihatlah massa ��.
Dia tak mengenal kata lelah, bosan dan putus asa,
Dia terjaga siang dan malam demi kesanggupannya,
Yang bermuara pada detai detail penghambaan yang mengerucut ke langit,
Untuk pencapaian spiritual yang agung.

Apa jadinya andai kejenuhan merayap naik menyelimuti keseimbangan dan kealamiannya dan tergantikan oleh kutub kutub rasa kegelisahan.
Janganlah engkau sia siakan pengorbanan jiwa jiwa manusia tumbal, karenanyalah keseimbangan dan kealamian massa tidak mengalami distorsi �..

Bersiap siaplah akan datangnya hembusan lembut nafas satu satunya, yang mampu mengurai jiwa jiwa manusia serakah dan munafik terhadap kesucian cinta.
Pada saat itulah, keseimbangan terdistorsi oleh kejenuhan secara kumulatif selama milyaran tahun

Februari � juni

Gw harus memahami suatu cuplikan, suatu sekenario secara paksa dan radikal, bahwa selam ini, Akta melakukan ================= Akta adalah temen cewek gw, yang menurut temen temen gw dan akta seh gw udah �jadian�, tapi kenyataannya belum, gw belum �nembak� dia��..

Perkenalan gw dengan dia, yaitu ketika di tahun 1999, gw waktu itu menjadi guru private Matematikanya. Waktu itu dia akan mengikuti ujian saringan di AKPER Notokusumo di jogjakarta, sementara gw sendiri waktu itu masih kuliah di UGM.

Ketika di tahun 2001, gw �lari� dari dia , begitupun Akta. Jadi sama sama menjauh karena hal yang sepele dan saling mempertahankan ego masing masing.
Gw padahal pada waktu itu dan sekarang ini, masih merasa kehilangan dia .=============== Di bulan Februari 2002 itu, gw harus menyaksikan Akta dengan Cowok yang gw gak kenal. Mereka asik bercengkerama, jalan bareng, bergurau dan action action mesra lainnya yang bersifat membakar perasaan diri gw.

Tetapi walaupun gw hancur melihat kenyataan apa yang gw tonton, dengan perjuangan berat, gw mampu ,menunjukan pada Akta dan keluarganya, bahwa gw masih yang terbaik. Dan gw juga menunjukan punya jiwa besar, dengan jiwa besar gw, gw gak merusak kesenangan mereka, walaupun gw sering menonton adegan mereka berdua, dan dalam hati kecil gw, gw sangat sakit�
Gw kadang kalo ingat mereka berdaua yang ceria, seakan mo nangis sendiri�.Apa salah Gw, kenapa gw begini���

Mei � Agustus

Bayangin, ,empat bulan man ��
Gw hidup penuh dengan fitnah fitnah, gw difitnah dan difonis ama lingkungan gw di Jogja, bahwa gw adalah buaya, cowok yang selalu ganti ganti cewek dan aksesoris aksesoris lainnya yang mendukung fitnah tersebut�..

Emang gw akui bahwa yang banyak mencari gw, adalah cewek, tapi itu semuakan hanya sebatas friend, lebih dari it u tidak ��.

Hanya sebatas mawadah, mawadah yang merupakan konsep sosial yang dihalalkan dalam ajaran Islam, dan selagi mawadah yang halal���.
Bahkan ketika gw berbuat baikpun, gw tetap tidak luput dari fitnaan.
Menurut mereka, action atau perbuatan gw waktu itu adalah hanyalah sebab akibat dan sebatas pemenuhhan �syahwat� gw���
Padahal gw tulus, gw ikhlas dan suci , lebih dari itu Enggak ��.
Mereka tidak percaya, dengan penjelasan dari gw tersebut. Waktu itu gw merasa terganggu sekali aktifitas gw, dengan adanya gosip gosip miring tersebut.
Walaupun gw Ignorin semua, tapi tetap saja aktifitas dan semuanya gw merasa terganggu dan terbatasi.

September � November
Dalam ke real an kehidupan gw, saat saat itu gw merasa enggak mempunyai jiwa gw yang sesungguhnya. Selama itu gw �mempause� segala aktifitas gaul gw. Gw sengaja menjauh dari segala conect dengan temen temen gw yang ada di kota Jogja. Gw pergi ke kota Bandung, karena kota Bandung adalah kota alternatif gw���
Temen temen tertentu aja yang gw tetep hubungi lewat email dan sms.

Desember
Dipertengahan bulan, gw kirim sms ke Anie, ===============Anie Faridha Ramadhani nama lengkapnya, adalah temenku yang gw kenal di tahun 2000, gw kenal dengan anie dikenalkan oleh temen gw, Fitri. Perkenalan tersebut gw sangat terkesan sekali, begitupun Anie. Akhirnya gw sering janjian keluar rumah bikin acara berdua, walaupun ,banyak gagalnya janjian tersebut, karena kesibukan gw maupun Anie.
Kian waktu berjalan, gw makin berkesan terhadap Anie, dan hampir gw �nembak� dia, dan bagai pucuk dicinta ulampun tiba, padahal gw belum ungkapin perasaan gw tersebut terhadap Anie, tapi Anie sudah faham dengan �gelagat� gw, sehingga secara implisit dan explisit, Anie posisinya sangat dilematis sekali, Jelas Anie pada gw�..
Satu sisi, gw dan Anie udah saling memahami.
Sementara sisi lain, gw dan fitri suSENSORSENSORSENSORSENSORberdua. Walaupun Anie gak ktau dengan itu semua, tapi Anie gak mau menyakitinya (hati Faitri), yaitu sahabat seajatinya sekailgus temen gw sendiri.
Karena dimata Anie, Fitri sudah lama menyukai gw dan di malam itu, Anie juga bercerita banyak tentang Fitri pada gw, Anie bercerita banyak tentang fitri�.. ==============
Gw waktu malam itu, sengaja gw kirim sms ke Anie, gw pengen mengetahui perkembangannya. Karena sudah satu tahun lebih, gw gak tau rimbanya Anie��.
Gw seneng banget donk, ketika Anie menjawab sms dari gw, yaitu bertanda bahwa nomor HP nya dia belum ganti.
Tapi��Di sms itu juga, Anie menyertakan khabar tentang dirinya, bahwa dia udah nikah ���.Gw �gw ����gak percaya dengan sms itu�.
Karena harapan gw kirim sms adalah Anie masih seperti yang dulu.
Memang gw akui, gw yang salah�.
Gw gak kasih khabar , kalo gw ada di kota Bandung, mungkinkah dia mencari cari gw��.
Yang akhirnya Ach ���.
Saat itu juga gw flashback to history with her, inget ketika gw makan bareng, bercanda di Mall, jalan jalan, keliling Jogja hanya untuk mencari makan malam. Sempet juga kami berdua bisnis tas Anjat yang ujung ujungnya gagal, Inget juga ketika kami berdua saling curhat. Dan pernah yang membuat gw lucu tapi juga kasihan, gw inget banget waktu itu Anie curhatnya �pake acara� mau nangis segala, yang saat itu matanya berkaca kaca����Dan gw donk, saat itu gw berhasil menenangkan Anie��.
Kini apa ��
Kemana perasaan gw bawa, padahal gw masih mengharap Anie masih seperti dulu���..
Kini��gw harus kehilanghan dia, tapi mengapa sekarang cecara sepontan gw kangen dia�..
Tanpa gw sadari, mata gw basah���bersamaan dengan gw mendelet sms nya��..

19 Desember
Di bulan yang sama, gw juga harus kehilangan sahabat seajati gw, yaitu sahabat tempat curhat gw dan �tempat tempat� yang lainnya, tatkala gw suntuk dan bete���.
Dia adalah Laras���
Laras menghabarkan, juga lewat sms, rencana akan maried nya, yang katanya dalam waktu dekat ini���
Dia minta do�a restu dari gw��
Sebegitu berartinya Laras bagi Gw, karena di setiap kali gw �mengeluh�, dia begitu meladeni gw dengan �kedewasaan� dia ��
Kini, Gw harus kehilangan seseorang lagi, orang yang gw kasihi��.
Dan di penghujung tahun 2002 ini, gw merasa kesepian, padahal lingkugan gw tinggal, cukup tinggi tingkat kebisingannya��.
Di kesendirian gw dan di kesepian gw, gw kadang bisa menagis kalo inget itu semua���
Tetapi gw rasakan, gw pernah menangis yang terhebat, yaitu tatkala gw sholat tengah malam (tahajud)��.

Aneh�.Gw bisa dan mudah sekali menangis dengan sedikit pemicu perasaan��..
Apakah karena seajak kondisi jiwa gw yang dulu, ketika mengalami kondisi yang rapuh. Sehingga gw mudah sekali untuk menangis, tanpa gw bisa kendalikan���..

Malam tahun baru 2003
Gw akhirnya bisa ngerayain tahun baru 2003, disebuah Caf� di kota Bandung, Gw dan saudaraku bertiga��.
Saat itu kesedihan gw terlupakan, dengan bisingnya suasana, swara swara terompet dari dalam caf� maupun dari luar caf�. Juga di luar sana, sesekali terdengar swara menggelegar, entah sumbernya dari mana, bisa petasan atau kembang api. Karena di momen yang begitu ramai tersebut sangat sukar untuk membedakannya.
Lagian kondisi gw waktu itu, enggak begitu perhatian dengan swara swara bising yang masuk di kedua telinga gw�..Gw asik dengan aktifitas gw di dalam caf酅���

Akhirnya gw bisa pulang ke kost an �jam 2 pagi, tanpa beban apapun, dan gw dapet tidur dengan nyaman dan tenang, setelah gw nglakuin sholat �isya.

Catatan untuk temen Gw, Niken Anjosmoro
Satu hal, kenapa gw sangat terkesan ama dia, terus terang gw akui, bahwa dia wanita yang hebat ��.
Dia mampu menciptakan alur cerita kehidupan cintanya pada saat itu atau yang kemaren2.
Kemudian dituangkan dengan kalimat kalimat saktinya yang romantis, tapi sepontanitas��.
Gw baru menyadarinya, ketika gw dipisahkan oleh dimensi jarak dan waktu. Ketika gw buka buka tentang tulisannya.
Sekali lagi, gw memujinya, dia wanita yang hebat�.
Karena goresan tintanya, gw mengaguminya��
Ini salah satu karyanya, yang mungkin sepecial buat gw (gw GeEr) :

Pujanggga bercerita tentang titah titah cinta manusia yang terlukiskan,
Tentang hati yang selalu takut menderita, bibir yang tak mau bicara, dan air mata yang mengalir di belakang punggung laki laki sambil berkata pelan :
�Mengapa laki laki selalu meninggalkan wanita di belakang untuk menangis��
��

02 Januari 2003
Dihari yang kedua, di malam hari, di tahun 2003, gw nglakuin apa yang disaranin oleh yang gw anggap guru besar gw, yaitu merenung tentang hakikat diri kita sendiri��
Gw akui itu susah sekali��.butuh perjuangan konsentrasi jiwa��.
Ketika gw mampu mencapai itu, gw ngrasain kenikmatan yang belum pernah gw rasakan, yang ada hanya gw dan sang khalik����.
Bahkan gwa merasakan gak ada����
Apalagi jika di bandingkan dengan problem gw tersebut��Gak ada artinya

�Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan sendau gurau�.�
( Muhammad : 36 )

========================================
Pengirim : Lilik Kholikul Muluk /Alle
========================================

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *