Rasa takut yang teramat dalam kurasakan dikala aku sadar bahwa waktu yang ada dihadapanku kini tidak memungkinkan ku untuk mengutarakan isi hatiku pada dia yang ku sayangi. Waktu yang berjalan sekarang ini,ingin rasanya ku pending untuk sementara waktu,agar ada waktu bagiku untuk bertemu dan berterus terang padanya.
Desember semakin dekat,semakin kuat rasa takut yang ku rasakan.Aku menyayanginya,itu sebabnya aku takut kehilangannya danberpisah darinya.

Pertemuan antara aku dan dia telah terjadi,namun tak ada kata kata yang mampu keluar dari bibir ku.Entah kemana larinya keberanian yang semula kurasakan ingin berterus terang padanya,hilang begitu saja.Kebisuan yang sedikit menghayutkan perasaan kami masing masing saat itu,disadarkan kembali oleh dinginnya udara.

Satu hal yang ingin ku ketahui saat ini adalah adakah rasa yang sama dia rasakan padaku…..?. Rasa ingin tau ku tentang perasaannya pada ku,cukup untuk membuat tenang hati ku,meskipun itu nantinya sudah terlambat bagiku.

Tiada kata penyesalan di akhir nanti.Aku harus siap mengatasi segala sesuatu yang akan terjadi nantinya dikala aku berterus terang padanya,yang pasti kejujuran merupakan hal utama bagiku,hal ini mengingatkan ku akan perkataan yang mengatakan “kejujuran merupakan hal yang harus diutarakan,meskipun tidak selamanya kejujuran itu sedap untuk didengarkan”,ini merupakan kata hati ku.

========================================
Pengirim : Mimi, S.
========================================

Ayo di share di ...Share on Facebook0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone